TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) melakukan verifikasi skema sertifikasi kompetensi sebagai upaya meningkatkan kualitas dan akreditasi program sertifikasi yang ditawarkan kepada mahasiswa.
Kegiatan verifikasi tersebut menghadirkan Eddy Siswanto selaku Master Asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Agenda ini digelar di Ruang Rapat Gedung Rektorat Unsil 2, Kecamatan Tamansari, Jumat (13/2/2026) pagi.
Ketua LSP Unsil Tasikmalaya, Dr. Wiwin Herwina, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa verifikasi skema baru ini bertujuan memfasilitasi seluruh program studi (prodi) di lingkungan Unsil.
Penambahan skema ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya 23 skema telah aktif di BNSP dan digunakan untuk menguji kompetensi mahasiswa.
"Nah untuk yang kedua sekarang ini penambahan 39 skema lagi jadi intinya kami memfasilitasi untuk semua prodi yang ada di Unsil untuk membuka skema baru yang nanti nya agar mahasiswa dari lulusannya masing-masing mendapatkan sertifikat kompetensi selain ijazah jadi mendapatkan sertifikat mendamping ijazahnya," kata Wiwin.
Ia menjelaskan, proses penambahan skema tersebut melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengajuan hingga verifikasi oleh BNSP dan asesor.
"Tahapan nya lumaya ya, dari pengajuannya nanti dari BNSP master asesor pak Edi yang nanri akan memberikan verifikasi layak atau tidaknya untuk dijadikan sebagai skema untuk men sertifikasi para mahasiswanya," ungkapnya.
Wiwin mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam proses tersebut. Namun, berkat kerja sama tim dari lembaga serta dosen-dosen pengusul, skema yang diajukan dapat diproses hingga tahap lisensi.
"Yang saya harapkan kan oertama ada dosen-dosen baru menjadi asesor itu menambah IKU buat Unsil, kemudian adanya skema bertambag itu juga akan menambahk untuk Unsil BLU," ujarnya.
Lebih jauh, Wiwin berharap LSP Unsil dapat berperan sebagai mentor bagi perguruan tinggi lain di wilayah Priangan Timur.
"Kalau dari saya harapannya unsil itu kan sebagai Perguruan tinggi negeri, jadi ingin nantinya LSP unsil itu lebih mementori Universitas Perguruan tinggi di Priangan Timur," pungkasnya.