Ikuti Kami :

Disarankan:

UPTD PPA Tasikmalaya Gencarkan Edukasi ke Sekolah, Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 06 April 2026 | 09:58 WIB
UPTD PPA Tasikmalaya Gencarkan Edukasi ke Sekolah, Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
UPTD PPA Tasikmalaya Gencarkan Edukasi ke Sekolah, Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Foto: Istimewa

Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak terus digencarkan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya melalui kegiatan pembinaan langsung ke sekolah-sekolah.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak terus digencarkan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya melalui kegiatan pembinaan langsung ke sekolah-sekolah.

Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya Epi Mulyana menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut telah dilaksanakan di sejumlah sekolah, di antaranya pada Senin (30/3/2026) di SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya serta Senin (6/4/2026) di SMP Negeri 17 Kota Tasikmalaya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya memberikan edukasi langsung kepada para siswa, termasuk saat pelaksanaan upacara bendera di SMPN 17, dengan menyampaikan berbagai materi penting yang berkaitan dengan perlindungan anak.

Epi menjelaskan, ada beberapa poin utama yang disampaikan kepada para pelajar. Pertama, terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih menjadi perhatian serius di lingkungan masyarakat.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman untuk menghindari aksi tawuran antar pelajar yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Edukasi ini juga mencakup penggunaan digital atau handphone secara bijak, karena jika disalahgunakan dapat berpotensi menimbulkan persoalan hukum atau tindak pidana,” ujar Epi kepada NewsTasikmalaya.com, Senin (6/4/2026).

IMG_20260406_095408

 

Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun ketahanan mental anak melalui pendekatan persuasif antara orang tua dan anak.

“Di rumah, orang tua kandung berperan penting dalam membimbing anak, sedangkan di sekolah, guru menjadi orang tua kedua yang turut bertanggung jawab dalam pembinaan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, siswa juga diajak untuk berani berbicara atau speak up apabila melihat, mendengar, atau mengalami tindakan kekerasan. Mereka diminta segera melaporkan kepada guru, wali kelas, guru BK, hingga kepala sekolah agar dapat segera ditangani dengan baik.

Tak hanya itu, para pelajar juga didorong untuk menjadi pelopor pencegahan kekerasan di lingkungan masing-masing, baik di keluarga maupun di sekolah.

“Kami ingin para siswa menjadi duta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga mampu memberikan pengaruh positif di lingkungannya,” tambah Epi.

Melalui kegiatan ini, UPTD PPA Kota Tasikmalaya berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat dalam mencegah dan melawan segala bentuk kekerasan, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement