VIDEO: Hari Pertama Uji Coba CFD ASN di Pemkot Tasikmalaya, Penerapan Tanpa Kendaraan BBM Belum Maksimal
Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai memberlakukan uji coba Car Free Day (CFD) khusus bagi aparatur sipil negara (ASN), Rabu (15/4/2026).
Disarankan:
Ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Tasikmalaya, kompak memenuhi Stadion Wiradadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024, Selasa (22/10/2024) pagi.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Tasikmalaya, kompak memenuhi Stadion Wiradadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024, Selasa (22/10/2024) pagi.
Pantauan di lokasi, sejak pagi Stadion Wiradadaha sudah dpenuhi para santri dan santriyah. Mereka nampak bersemangat, ada yang membawa spanduk bertuliskan nama Ponpes, membawa bendera dan atribut lainnya. Bahkan, terlihat beberapa santri menyalakan flare asep sebagai simbol sukacita.
Selain memadati lapangan rumput stadion, para santri juga tampak memenuhi tribun. Bahkan, sebagian santri yang tidak bisa masuk, berada di pelataran stadion.
Dalam peringatan HSN 2024 ini, terlihat sejumlah pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tasikmalaya hadir, kemudian para camat dan lurah pun ikut serta meramaikan hajat tahunan para santri ini.
Hingga berita ini ditulis, apel peringatan HSN 2024 tingkat Kota Tasimalaya belum dimulai. Rencananya, Kepala Kemenag Kota Tasikmlaya Agus Buhori akan memimpin apel tersebut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai memberlakukan uji coba Car Free Day (CFD) khusus bagi aparatur sipil negara (ASN), Rabu (15/4/2026).
Kabar gembira bagi pecinta kuliner Sunda di Kota Tasikmalaya. Rumah makan Dapur Ngebul Buncila 2 kini resmi hadir dan siap memanjakan lidah para pengunjung dengan beragam menu khas, terutama olahan daging entog yang menjadi andalan.
Aksi pencurian mesin traktor yang meresahkan petani di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, berhasil diungkap aparat kepolisian. Dua pelaku berinisial JS dan S, masing-masing berasal dari Bogor dan Cianjur, berhasil diamankan setelah sempat melakukan perlawanan saat proses penangkapan.