TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebuah video yang memperlihatkan adu mulut antara seorang oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya dengan seorang warga viral di media sosial.
Berdasarkan pantauan NewsTasikmalaya.com, Rabu (4/1/2026) pagi, video tersebut memperlihatkan cekcok mulut antara oknum petugas Dishub dan seorang pria. Peristiwa itu diketahui terjadi di lokasi Uji KIR Dishub Kota Tasikmalaya pada Selasa (3/2/2026).
Warga yang diduga terlibat dalam adu mulut tersebut kemudian mengunggah video kejadian itu ke akun media sosial pribadinya dengan caption, "jagoan dishub tasikmalaya".
Dalam video tersebut terdengar pria yang merekam sekaligus terlibat cekcok menuding bahwa oknum petugas Dishub mengajaknya bertarung.
"Ieu petugas ngajak jogol," kata pria dalam video tersebut.
Menanggapi hal itu, oknum petugas Dishub yang terlihat tersulut emosi langsung menghampiri pria tersebut.
"Lain masalah ngajak jogol, anda kan yang menantang nantang," ucap oknum petugas Dishub sambil menggerakkan tangan ke arah pria tersebut.
Tak hanya adu mulut, pria tersebut juga mengklaim adanya tindakan kontak fisik yang dilakukan oleh oknum petugas Dishub.
"Sudah kekekerasan ini, sentuh-sentuh lagi pukul. Oke yah pelayanan publik seperti ini pak, saya laporin," ujarnya dalam video.
Hingga saat ini, video yang diunggah di platform TikTok tersebut telah mendapatkan 577 tanda suka, 125 komentar, dan 38 kali dibagikan. Video itu juga telah diunggah ulang oleh sejumlah akun lainnya.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan, membenarkan bahwa oknum petugas yang terlibat adu mulut merupakan petugas Dishub di bagian Uji KIR.
"Muhun kang. Aya Miss komunikasi di lapangan, ku KA UPTD PKB kemarin Atos di lereskeun dengan para pihhak (betul kang. Ada mis komunimasi di lapangan, oleh KA UPTD Kemarin sudah dibetulkan dengan para pihak," kata Iwan saat dikonfirmasi, Rabu pagi.
Iwan juga menjelaskan bahwa warga yang terlibat cekcok dengan petugas Dishub tersebut merupakan seorang sopir bus.
"Sopir bus. Itu miss komunikasinya soal setengah dua siang sudah tutup pendaftaran namun sopir itu bersiras mau nguji KIR busnya," pungkasnya.