TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menghadiri Seminar Bisnis Eksklusif bertajuk “KADIN BUSINESS SUMMIT 2025: Strategi Tumbuh di Era Bisnis Kompetitif” yang digelar di Ballroom Hotel Harmoni Tasikmalaya, Sabtu (13/12/2025) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Tasikmalaya dan turut menghadirkan pengusaha nasional sekaligus investor, Sandiaga Salahuddin Uno.
Dalam kesempatan itu, Diky menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kadin Kota Tasikmalaya dalam meningkatkan skala usaha pelaku ekonomi lokal melalui Kadin Tasikmalaya Academy Center. Menurutnya, Kadin memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengembangkan perekonomian daerah melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan.
“Peran Kadin ini yang harus dimunculkan. Betapa pentingnya hubungan baik dengan para Kadin dan pemerintah ini, makanyanha saya hadir kesini, karena mereka punya link, punya kesempatan, punya kemungkinan untuk bisa melengkapi tiga P yang disebutkan tadi, dari mulai sisi produksi, promosi, dan permodalan,” ungkap Diky.
Diky juga menyebutkan, apabila waktu acara memungkinkan, dirinya ingin membahas lebih lanjut gagasan Pasar Online Tasikmalaya (POT) bersama Sandiaga Uno dan Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saefulloh. Menurutnya, POT dapat menjadi platform efektif untuk memasarkan produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kenapa tidak kita buat POT yang bisa mensile, menjual beberapa produk yang ada di Kota Tasikmalaya. Kalau kita punya POT pusat, di kominfo misalnya ada afiliatenya, kenapa tidak,” ucapnya.
Lebih lanjut, Diky menilai kegiatan seperti seminar bisnis ini turut berkontribusi dalam upaya menekan angka pengangguran yang masih relatif tinggi di Kota Tasikmalaya, yang berdampak langsung terhadap berbagai persoalan sosial.
“Memang fokus utama di Kota Tasikmalaya itu dua yang paling utama, yaitu satu masalah persampahan sama masalah kemiskinan. Bicara kemiskinan ruangnya pasti lari ke pengangguran, ke stunting dan banyak lainnya,” katanya.
Untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan tersebut, Diky menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan tengah menjalankan Program PELAK sebagai salah satu upaya strategis.
“Kita menyadari betul, bahwa penangguran kita masih tingggi, kemiskinan di kita juga luar biasa, masih banyak kekurangan, tapi itu yang menjadi salah satu fokus kami,” pungkasnya.