Ikuti Kami :

Disarankan:

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Jenguk Dua Pelajar Korban Dugaan Pengeroyokan Geng Motor, Minta Pemasangan CCTV di Titik Rawan

Selasa, 16 Desember 2025 | 15:38 WIB
Watermark
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Jenguk Dua Pelajar Korban Dugaan Pengeroyokan Geng Motor, Minta Pemasangan CCTV di Titik Rawan. Foto: Tian K.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengunjungi dua remaja korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor. Kunjungan dilakukan di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Selasa (16/12/2025) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengunjungi dua remaja korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor. Kunjungan dilakukan di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, Selasa (16/12/2025) siang.

Diky didampingi sang istri, Rani Permayani, menjenguk dua korban berinisial MA (17) dan F (17), yang saat ini masih menjalani perawatan medis. Keduanya merupakan pelajar kelas XI di salah satu SMK di Kota Tasikmalaya.

Diketahui, kedua remaja tersebut menjadi korban dugaan aksi kekerasan geng motor di wilayah Kecamatan Tamansari pada Sabtu (13/12/2025) dini hari.

Pantauan di lokasi, Diky bersama rombongan yang terdiri dari Direktur Utama RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya terlebih dahulu mengunjungi MA, warga Kecamatan Cibeureum, yang dirawat di Gedung Melati lantai 4. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke korban lainnya, F, yang dirawat di Gedung Melati lantai 2.

Dalam kunjungannya, Diky memimpin doa untuk kesembuhan kedua korban. Ia juga menyempatkan diri menyapa sejumlah pasien lain yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Kepada wartawan, Diky Candra menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kunjungan ini lebih kepada penyampaian permohonan maaf dari pemerintah, karena kejadian ini menjadi bagian dari tanggung jawab Pemkot dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Diky.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, untuk meningkatkan pengamanan dan ketertiban masyarakat ke depan, termasuk dengan mengerahkan personel Satpol PP.

“Selain pengamanan, kami juga mendorong adanya rancangan penanganan di bidang ekonomi masyarakat. Kenakalan remaja bisa muncul dari berbagai faktor, salah satunya persoalan ekonomi,” ungkapnya.

Diky menuturkan, berdasarkan evaluasi sementara, sebagian pelaku kerusuhan yang terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya bukan berasal dari warga setempat. Karena itu, penguatan sinergi antara Satpol PP dan kepolisian dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.

“Ini harus diantisipasi dengan peningkatan pengamanan dan sistem yang lebih baik, termasuk mencari pola pencegahan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Ia juga menyinggung perlunya pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan. Menurutnya, beberapa kejadian serupa sebelumnya sempat terjadi dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Terkait biaya perawatan medis korban, Diky meminta pihak rumah sakit untuk mengutamakan keselamatan korban tanpa terkendala administrasi.

“Saya sudah sampaikan, yang terpenting keselamatan korban. Soal biaya, bisa dikoordinasikan melalui berbagai jalur, termasuk BAZNAS, CSR perusahaan, serta bantuan dari para pemangku kepentingan. Kami juga berkoordinasi dengan Pak Wali Kota agar ada dukungan dari stakeholder,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement