Ikuti Kami :

Disarankan:

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Panen Cabai Bersama Petani Milenial di Cibunigeulis

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:52 WIB
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Panen Cabai Bersama Petani Milenial di Cibunigeulis
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Panen Cabai Bersama Petani Milenial di Cibunigeulis.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, melakukan kunjungan ke Kelompok Tani (Poktan) di Kampung Pasar Angin RT 02 RW 04, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Rabu (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menghadiri kegiatan panen cabai bersama para petani milenial setempat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, melakukan kunjungan ke Kelompok Tani (Poktan) di Kampung Pasar Angin RT 02 RW 04, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Rabu (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menghadiri kegiatan panen cabai bersama para petani milenial setempat.

Dalam kesempatan itu, Diky Candra mengaku bersyukur masih banyak anak muda yang memilih terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan petani milenial menjadi harapan besar bagi keberlanjutan ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah kita masih punya harapan besar dari anak-an muda yag luar biasa menjadi petani milenial dengan penghasilan yang luar biasa melalui penanaman cabai merah,” ujar Diky.

Diky menilai, keterlibatan generasi muda dalam pertanian sangat sejalan dengan program yang digagas bersama Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, yakni TASIK PELAK atau pembiakan ekonomi lokal kewilayahan.

“Pembiakan ekonomi lokal kewilayahan atau Tasik pelak bisa menyesuaikan dengan potensi dan ide brilian penyuluh pertanian yah beri ruang kreatif anak-anak milenial dalam bertani,” ucapnya.

Ia mengaku tidak menyangka bahwa saat ini cukup banyak anak muda yang menekuni profesi sebagai petani. Hal tersebut, kata dia, juga sejalan dengan latar belakangnya sebagai penulis serial Kabayan Petani Milenial di Jawa Barat.

“Dan memang keyword nya anak muda dan kreatifitas jadi sangat senang melihatnya dan tentunya saya akan segera mencari peluang pengembangan di wilayah Bungursari dan kecamatan lain bila memungkinkan, Baik dananya non pemerintah atau pemerintah," bebernya.

Selain menghadiri panen cabai, Diky juga menyempatkan diri mengunjungi pengelolaan perikanan air tawar milik pihak swasta. Ia menilai, sektor tersebut berpotensi untuk dikerjasamakan dengan program MBG.

“Pasti butuh proses dan penyesuaian dengan pihak mitra mbg. Namun agar perpustakaan ekonomi berjalan lingkup usaha dengan lingkup pertanian harus terhubung sehingga manfaat MBG bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat, khusuanya yg terkait ke pengadaan telor (paras lur),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Diky menyebutkan bahwa pasokan cabai ke pasar saat ini masih terbatas sehingga perlu pengembangan lebih lanjut. Ia mendorong penguatan program pertanian di tingkat kecamatan dengan pendampingan penyuluh yang aktif.

“Sehingga harus dikembangkan lagi program camat nya cabe dan tomat. Pola tanam biasa, ada penyuluh yan aktif mendampingi. Ini Lagi mikirin buncis, tauge oge nih,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement