Ikuti Kami :

Disarankan:

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Tamansari

Selasa, 22 Juli 2025 | 19:38 WIB
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Tamansari
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Tamansari. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Di tengah pesatnya pembangunan Kota Tasikmalaya, masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan. Salah satunya adalah Dede Yayat (32), warga Kampung Sindangsari, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, yang tinggal di rumah panggung berdinding bilik bambu dan beratap rapuh, berukuran 5x3 meter. Rumah itu ia huni bersama istri, anak, dan adik perempuannya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Di tengah pesatnya pembangunan Kota Tasikmalaya, masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan. Salah satunya adalah Dede Yayat (32), warga Kampung Sindangsari, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, yang tinggal di rumah panggung berdinding bilik bambu dan beratap rapuh, berukuran 5x3 meter. Rumah itu ia huni bersama istri, anak, dan adik perempuannya.

Kondisi memprihatinkan itu menjadi perhatian Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra. Pada Selasa (22/7/2025), ia meninjau langsung rumah Dede, didampingi camat, lurah, Ketua MUI setempat, dan sejumlah pihak terkait. Selain melihat kondisi bangunan, Diky juga mengecek fasilitas MCK dan kebutuhan dasar lainnya.

“Kami ingin mengetahui langsung seperti apa kondisinya agar bisa menentukan langkah yang tepat,” kata Diky.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan kepala daerah dalam merespons persoalan sosial secara konkret di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Diky juga menyoroti pentingnya kejelasan status kepemilikan lahan sebelum program bantuan rumah layak huni bisa diberikan. Ia meminta jajaran kecamatan dan kelurahan segera berkoordinasi dan menyusun agenda bersama untuk menyusun langkah lanjutan.

Selain perbaikan rumah, Diky menilai penting adanya dukungan jangka panjang. Dede diketahui memiliki keterampilan membuat sandal yang perlu didukung agar bisa berkembang menjadi sumber penghidupan. Ia juga menaruh perhatian pada pendidikan adik Dede, Shela, yang dinilai memiliki masa depan cerah.

Sebagai bentuk kepedulian awal, Diky menyerahkan bantuan kebutuhan dasar bagi keluarga tersebut. Bantuan lainnya juga datang dari Dinas Sosial, bank bjb, Plaza Asia, Yayasan Pendidikan Alphabet, dan Baznas.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement