Ikuti Kami :

Disarankan:

Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama untuk Persatuan Bangsa

Rabu, 10 September 2025 | 12:54 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama untuk Persatuan Bangsa
Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama untuk Persatuan Bangsa.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan kunci persatuan bangsa. Menurutnya, keberagaman yang ada di Kota Tasikmalaya harus dijaga bersama agar tetap damai dan harmonis.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan kunci persatuan bangsa. Menurutnya, keberagaman yang ada di Kota Tasikmalaya harus dijaga bersama agar tetap damai dan harmonis.

“Perbedaan itu rahmat, tapi kalau tidak dijaga bisa menimbulkan gesekan. Karena itu kita perlu cara untuk lebih peka dan tanggap sejak awal,” ujar Viman saat membuka acara Penguatan Kerukunan Umat Beragama Melalui Early Warning System (EWS) Strategi Deteksi dan Pencegahan Konflik yang digelar Kemenag Kota Tasikmalaya di Ballroom Hotel City, Rabu (10/9/2025).

Viman menjelaskan, EWS bukan hanya tentang deteksi dini, tetapi juga membangun komunikasi sehat lintas iman dan lintas generasi. Ia menekankan bahwa menjaga kerukunan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, melainkan harus melibatkan tokoh agama, aparat keamanan, akademisi, masyarakat sipil, hingga generasi muda.

“Dengan kolaborasi dan kerja sama, kerukunan bukan hanya menjadi slogan, tapi benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Viman menyebut upaya menjaga kerukunan sejalan dengan visi Kota Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman, menekankan pentingnya sosialisasi kerukunan dan perdamaian kepada generasi muda melalui majelis ta’lim, pesantren, hingga tokoh masyarakat.

“Kami mengajak para pemangku kebijakan, termasuk wali kota, bupati, dan aparat keamanan, untuk terus menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik, mendeteksi potensi konflik sebelum terjadi, serta membangun kedamaian di masyarakat,” ujar Dudu.

Ia menambahkan, deteksi dini sangat penting dalam mencegah konflik. “Kota Tasikmalaya perlu memiliki sistem deteksi dini yang efektif. Harapannya kerukunan dan perdamaian bisa terus terjaga di Jawa Barat, khususnya di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement