Ikuti Kami :

Disarankan:

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi R Luncurkan Program BRIDGE, Dorong Pemberdayaan Disabilitas dan Pemuda Prasejahtera

Rabu, 16 Juli 2025 | 08:20 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi R Luncurkan Program BRIDGE, Dorong Pemberdayaan Disabilitas dan Pemuda Prasejahtera
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi R Luncurkan Program BRIDGE, Dorong Pemberdayaan Disabilitas dan Pemuda Prasejahtera. Foto: Prokompim Kota Tasikmalaya

Pemerintah Kota Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran resmi Program BRIDGE (Building Resilience, Inclusive and Development for Growth and Employability) yang dilaksanakan di SLB Bahagia, Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran resmi Program BRIDGE (Building Resilience, Inclusive and Development for Growth and Employability) yang dilaksanakan di SLB Bahagia, Kota Tasikmalaya, pada Selasa (15/7/2025).

Acara ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, sebagai bentuk nyata dari keberpihakan sosial terhadap kelompok rentan dan komitmen mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Program BRIDGE menyasar 100 peserta, yang terdiri dari penyandang disabilitas serta pemuda dari keluarga prasejahtera. Tujuannya bukan sekadar pelatihan atau bantuan jangka pendek, tetapi mendorong transformasi jangka panjang melalui:

·         Pelatihan keterampilan dan kewirausahaan

·         Mentoring intensif oleh para ahli dan pelaku usaha

·         Peningkatan daya saing untuk masuk ke dunia kerja

·         Penguatan karakter dan kemandirian ekonomi

Dengan dukungan dari REDEF Foundation dan kolaborasi lintas sektor – mulai dari pemerintah, komunitas lokal, dunia usaha, hingga mentor-mentor profesional – program ini diharapkan menjadi jembatan nyata menuju kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan bukan diukur dari angka statistik semata, tetapi dari sejauh mana warga kota merasa diberdayakan dan dihargai martabatnya.

"Program BRIDGE adalah simbol harapan. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi upaya bersama membangun kota yang menghargai semua, tanpa kecuali. Karena Tasikmalaya yang maju adalah Tasikmalaya yang berdaya untuk semua,” ujar beliau.

Program BRIDGE mengusung semangat gotong royong dan keadilan sosial, memperkuat visi Kota Tasikmalaya sebagai kota yang tumbuh bersama, dengan tidak meninggalkan kelompok rentan.

Suksesnya program ini tak lepas dari sinergi berbagai pihak. REDEF Foundation menjadi mitra strategis utama dalam pengembangan modul pelatihan, penyediaan mentor, dan penguatan jejaring antar peserta dengan pelaku usaha lokal.

“Kami percaya, ketika komunitas, pemerintah, dan sektor swasta bersatu, maka kita dapat menciptakan dampak berkelanjutan,” ujar perwakilan REDEF Foundation.

Dengan Program BRIDGE, Kota Tasikmalaya mengambil langkah konkret dalam memperkuat inklusi sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan sumber daya manusia yang tangguh dan mandiri.

Program BRIDGE di Tasikmalaya bukan hanya simbol kebijakan, melainkan gerakan nyata menuju kesejahteraan yang merata dan adil. Melalui pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi multisektor, program ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam menciptakan pembangunan inklusif berbasis manusia.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement