Ikuti Kami :

Disarankan:

Waspada! Ini Dampak Fatal Terhadap Kendaraan Jika BBM Tercampur Air

Senin, 03 November 2025 | 13:54 WIB
Watermark
Mekanik Bengkel SAGARAP MOTOR, Ilyas, sedang memperbaiki karburator motor di bengkelnya, Jalan Situ Gede, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Heru

Pengendara kendaraan bermotor perlu lebih waspada terhadap kondisi bahan bakar kendaraan. Sebab, bahan bakar minyak (BBM) yang tercampur air bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin motor.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pengendara kendaraan bermotor perlu lebih waspada terhadap kondisi bahan bakar kendaraan. Sebab, bahan bakar minyak (BBM) yang tercampur air bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin motor.

Meski terlihat sepele, campuran air dalam tangki BBM dapat menimbulkan gejala yang sulit dideteksi sejak awal, tapi berakibat fatal dalam jangka panjang.

Mekanik SAGARAP MOTOR, di Jalan Situ Gede, Babakan Muncang, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Ilyas, menjelaskan bahwa air merupakan musuh utama sistem pembakaran pada kendaraan bermotor.

Sekalipun hanya sedikit, keberadaan air di dalam tangki bisa mengganggu proses pembakaran dan merusak beberapa komponen vital mesin.

“Air dan bensin tidak bisa menyatu. Saat air masuk ke dalam tangki, dia akan mengendap di dasar karena berat jenisnya lebih tinggi dari bensin. Dari situ, masalah mulai muncul,” ujar Ilyas, saat ditemui di bengkel motornya, Senin (3/11/2025).

1. Mesin Sulit Dinyalakan

Menurut Ilyas, tanda awal yang sering muncul ketika BBM tercampur air adalah mesin sulit dihidupkan. Hal ini disebabkan air menghalangi proses pembakaran di ruang mesin.

“Air tidak bisa terbakar seperti bensin, jadi ketika air ikut tersedot ke ruang bakar, busi tidak bisa memicu ledakan. Akibatnya, motor jadi brebet atau bahkan tidak bisa nyala sama sekali,” jelasnya.

2. Motor Brebet dan Tenaga Melemah

Selain susah dinyalakan, motor dengan bensin tercampur air biasanya akan brebet saat digas. Tenaga motor terasa turun drastis dan akselerasi menjadi lambat.

“Kalau airnya sudah masuk ke karburator atau injektor, motor akan kehilangan tenaga. Kadang bisa mati mendadak di jalan,” tambahnya.

3. Karat pada Tangki dan Komponen Mesin

Dampak lain dari air di dalam BBM adalah korosi atau karat pada bagian tangki, karburator, dan injektor. Karat ini dapat menyumbat saluran bahan bakar, membuat aliran bensin ke mesin terganggu.

“Kalau karat sudah menyebar, biaya perbaikannya bisa mahal. Tangki harus dikuras, bahkan kadang diganti kalau sudah terlalu parah,” ujar Ilyas.

4. Risiko Kerusakan pada Injektor

Pada motor injeksi, campuran air di BBM dapat merusak injektor yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. Karena komponen ini sangat sensitif, sedikit saja air bisa menyebabkan penyumbatan dan menurunkan kinerja mesin secara signifikan. “Injektor itu mahal dan sensitif. Kalau sampai kena air, bisa rusak permanen,” jelasnya.

5. Oli Mesin Bisa Tercemar

Selain itu, jika air terus-menerus ikut tersedot ke ruang bakar, ada kemungkinan oli mesin ikut tercemar air, menyebabkan pelumasan tidak maksimal dan mempercepat keausan pada piston serta dinding silinder.

“Kalau oli sudah bercampur air, warnanya jadi seperti susu. Itu bahaya sekali, karena bisa bikin mesin jebol,” tutur Ilyas memperingatkan.

Cara Mencegah BBM Tercampur Air

Ilyas juga memberikan beberapa tips agar motor terhindar dari masalah ini:

1. Hindari mengisi bensin saat hujan deras, terutama di SPBU yang tidak tertutup sepenuhnya.

2. Pastikan tutup tangki bensin rapat agar air hujan tidak merembes masuk.

3. Gunakan BBM dari sumber terpercaya dan hindari membeli bensin eceran yang tidak terjamin kualitasnya.

4. Lakukan servis rutin, termasuk menguras tangki secara berkala setiap 6 bulan sekali.

5. Jika motor tiba-tiba brebet atau mati setelah kehujanan, segera bawa ke bengkel untuk pemeriksaan sistem bahan bakar.

“Lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Kalau sudah rusak karena air, biaya perbaikannya bisa ratusan ribu bahkan jutaan rupiah,” pungkas Ilyas.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement