TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Komunitas Cermin Tasikmalaya (KCT) menggelar workshop musikalisasi puisi sebagai bagian dari rangkaian Festival Seni Akhir Tahun Syukur Waktu ke-13.
Kegiatan ini berlangsung di Jalan Pemuda No. 2A, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (16/11/2024) pukul 09.00 hingga 12.10 WIB.
Workshop ini menghadirkan Duta Literasi Nasional, R. Ferry A. Anggawijaya, atau yang akrab disapa Ferry Curtis, sebagai pemateri.
Ferry membagikan wawasan dan pengalaman tentang musikalisasi puisi kepada peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMA/SMK, guru, mahasiswa, serta perwakilan komunitas seni se-Kota Tasikmalaya.
Dalam pemaparannya, Ferry menjelaskan bahwa musikalisasi puisi merupakan kolaborasi antara seni musik dan penyajian puisi yang menghasilkan genre seni pertunjukan unik.
"Musikalisasi puisi adalah ekspresi kreatif yang menggabungkan puisi dan musik. Meskipun belum ada definisi resmi, genre ini telah memiliki tempat tersendiri di dunia sastra dan seni Indonesia," ujar Ferry.
Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif mereka selama kegiatan berlangsung. Ferry juga memotivasi peserta untuk terus berkarya di bidang seni dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
"Bagi saya, musik dan lagu adalah motivasi hidup," tuturnya.
Selain workshop musikalisasi puisi, budayawan Kota Tasikmalaya, Ashmansyah Timutiah atau Acong, menginformasikan bahwa Festival Seni Akhir Tahun Syukur Waktu ke-13 ini mencakup berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti workshop membatik, lomba baca dan cipta puisi, lomba fotografi, dan masih banyak lagi.
Puncak acara festival ini akan digelar pada malam pergantian tahun di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, dengan berbagai pertunjukan seni yang dirancang untuk menyemarakkan malam tahun baru.
Festival ini diharapkan dapat menjadi wadah kreatif bagi masyarakat Kota Tasikmalaya untuk terus mengembangkan seni dan budaya lokal.