TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Fenomena komunitas gay di Tasikmalaya kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya ramai grup “Gay Tasikmalaya 2017” dengan lebih dari 9.600 anggota, kini muncul lagi grup serupa di media sosial Facebook bernama “Gay Tasik Ciawi Panumbangan.”
Pantauan pada Sabtu (23/8/2025) malam, grup tersebut sudah memiliki 2.788 anggota. Namun sehari berselang, pada Minggu (24/8/2025), jumlahnya kembali meningkat menjadi 2.803 akun.
Aktivitas di grup berlangsung cukup terbuka. Anggotanya kerap membuat unggahan untuk mencari pasangan sesama jenis, mengajak bertemu, hingga modus mengundang minum bersama. Sejumlah postingan juga menyebutkan lokasi spesifik, seperti Cisayong, Ciawi, Rajapolah, hingga Panumbangan, bahkan ada pula yang berasal dari Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis.
Fenomena ini melanjutkan jejak grup “Gay Tasikmalaya 2017” yang lebih dulu eksis dengan skala lebih besar dan interaksi masif. Dalam grup tersebut, tak jarang ditemui konten vulgar hingga ajakan bertemu di berbagai titik di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya.
Munculnya kembali komunitas serupa di media sosial menimbulkan kontras dengan citra Tasikmalaya sebagai “kota santri.” Publik pun banyak yang menyoroti fenomena ini, terlebih karena anggotanya justru semakin bertambah dari waktu ke waktu.