Ikuti Kami :

Disarankan:

RS Asih Husada Kota Banjar Akan Berganti Status Menjadi BLUD

Kamis, 31 Juli 2025 | 18:02 WIB
RS Asih Husada Kota Banjar Akan Berganti Status Menjadi BLUD
RS Asih Husada Kota Banjar Akan Berganti Status Menjadi BLUD. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Pemerintah Kota Banjar tengah melakukan langkah untuk mempercepatan transformasi status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asih Husada yang ditargetkan beralih dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada akhir 2025.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Pemerintah Kota Banjar tengah melakukan langkah untuk mempercepatan transformasi status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asih Husada yang ditargetkan beralih dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada akhir 2025.

Transformasi Rumah Sakit yang ada di wilayah Kecamatan Langensari ini diyakini akan menjadi lompatan penting menuju kemandirian operasional, dengan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi warga Banjar.

Wali Kota Banjar, Sudarsono, menyampaikan keyakinannya terhadap pentingnya perubahan ini agar bisa menjadi mandiri dan memberikan layanan baik.

“Harapannya, RS Asih Husada bisa menjadi BLUD supaya mandiri dan memberikan pelayanan yang makin baik dan terukur,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

Ia juga menyoroti perlunya penguatan sarana dan prasarana sebagai landasan utama transformasi. “Kita persiapkan dulu agar sarana dan prasarananya lebih lengkap agar ke depan tidak menjadi beban pemerintah,” tambahnya.

Perubahan status ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta mendorong efisiensi dan fleksibilitas pengelolaan rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Saifuddin, optimis proses ini bisa rampung sebelum akhir tahun.

"Saat ini, RS Asih Husada masih berstatus UPTD. Mudah-mudahan tahun ini tercapai targetnya menjadi BLUD,” ujar Saifuddin saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Namun, ia mengingatkan bahwa kemandirian penuh tidak terjadi seketika. Selama masa transisi, APBD tetap menjadi penopang utama untuk menjaga stabilitas operasional.

Selain pengelolaan keuangan yang lebih fleksibel, status BLUD akan mempercepat pengadaan alat kesehatan mutakhir, pengembangan fasilitas fisik dan peningkatan mutu layanan pasien.

“Dengan BLUD, rumah sakit bisa merekrut lebih banyak tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis, agar pelayanan lebih komprehensif dan berkualitas.” kata dia.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement