Ikuti Kami :

Disarankan:

AMDK Tirta Anom Kian Strategis, DPRD Banjar Dorong Daya Saing dan Keberlanjutan

Rabu, 11 Februari 2026 | 09:33 WIB
AMDK Tirta Anom Kian Strategis, DPRD Banjar Dorong Daya Saing dan Keberlanjutan
AMDK Tirta Anom Kian Strategis, DPRD Banjar Dorong Daya Saing dan Keberlanjutan. Foto: Istimewa

Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia terus menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan stabil sekitar 5–8 persen per tahun.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Indonesia terus menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan stabil sekitar 5–8 persen per tahun. Melihat peluang tersebut, Perumda Tirta Anom Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya saing sekaligus membangun ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Langkah strategis dilakukan melalui penguatan organisasi, kolaborasi lintas sektor, serta advokasi kebijakan yang adaptif terhadap dinamika industri. Transformasi layanan pun menjadi salah satu fokus utama untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Dukungan terhadap pengembangan AMDK Tirta Anom juga datang dari DPRD Kota Banjar. Komisi II DPRD menilai, Tirta Anom tidak hanya perlu berfokus pada penyediaan air bersih, tetapi juga mulai mengembangkan layanan air minum siap konsumsi yang bisa diakses masyarakat secara langsung.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rossi Hernawati, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali fasilitas *drinking water fountain* di ruang-ruang publik seperti alun-alun dan taman kota.

“Kami harap bukan hanya layanan air bersih, tetapi juga air yang bisa langsung masyarakat konsumsi,” ujar Rossi kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, sarana dan prasarana yang dimiliki Perumda Tirta Anom saat ini dinilai cukup memadai untuk mendukung transformasi tersebut.

Selain itu, DPRD juga mendorong agar produk AMDK Tirta Anom dapat menembus pasar ritel modern. Kerja sama dengan Dinas KUKMP dianggap penting agar produk lokal ini dapat masuk ke jaringan minimarket, sebagaimana produk-produk UMKM lainnya.

Tak hanya itu, DPRD bahkan meminta Pemerintah Kota Banjar memperkuat kebijakan penggunaan produk AMDK Tirta Anom di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan penyerapan produk lokal sekaligus memperkuat kemandirian BUMD.

Dalam kesempatan tersebut, Rossi juga menyoroti tidak adanya bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2026.

“Kami menyayangkan tidak ada DAK SPAM tahun ini. Kami akan membantu melakukan advokasi ke Komisi V DPR RI agar program ini bisa kembali hadir untuk mendukung pengembangan layanan air minum di daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Pelanggan Perumda Tirta Anom, Euis Tresa Ekayanti, menyampaikan bahwa penjualan AMDK Tirta Anom menunjukkan tren peningkatan.

“Alhamdulillah penjualan kami mengalami kenaikan. Untuk pemasaran ke minimarket agar produk lebih dikenal luas, kami akan mengupayakan hal tersebut dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.

Dengan dukungan legislatif dan penguatan strategi bisnis, AMDK Tirta Anom diharapkan semakin kompetitif, memperluas pasar, serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah dan pelayanan publik di Kota Banjar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement