Ikuti Kami :

Disarankan:

Anggota DPRD Kota Banjar Geram Jalan Rusak 20 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 25 Agustus 2025 | 17:35 WIB
Watermark
Anggota DPRD Kota Banjar Geram Jalan Rusak 20 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin

Anggota DPRD Kota Banjar, Irma Bastaman, menyuarakan kegeramannya terkait kondisi jalan di Desa Neglasari yang rusak selama hampir 20 tahun tanpa perbaikan. Jalan tersebut berada di daerah pemilihannya (dapil) dan menjadi keluhan utama warga.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Anggota DPRD Kota Banjar, Irma Bastaman, menyuarakan kegeramannya terkait kondisi jalan di Desa Neglasari yang rusak selama hampir 20 tahun tanpa perbaikan. Jalan tersebut berada di daerah pemilihannya (dapil) dan menjadi keluhan utama warga.

Masalah itu terungkap ketika masyarakat menyampaikan aspirasi dalam kegiatan reses di Lingkungan Cimenyan, Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, Senin (25/8/2025).

“Saya tidak bisa diam. Jalan itu hak rakyat, akses utama masyarakat. Tapi faktanya, sudah 20 tahun rusak dan tidak pernah diperbaiki,” tegas Irma.

Menurutnya, informasi dari warga menunjukkan bahwa usulan perbaikan jalan sudah berkali-kali diajukan kepada pemerintah maupun legislatif, bahkan disampaikan pada setiap kegiatan reses anggota DPRD. Namun, sampai saat ini tidak ada realisasi.

“Warga bilang sudah sering diajukan, tapi tidak kunjung ada perbaikan. Ke depan, saya akan prioritaskan agar jalan ini segera ditangani,” tambahnya.

Irma juga menekankan pentingnya reses sebagai wadah nyata dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia menolak jika kegiatan reses hanya sebatas formalitas tanpa realisasi nyata.

“Reses itu jangan hanya jadi omongan. Kita wakil rakyat, jadi harus memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Meski tidak semua bisa direalisasikan sekaligus, tetap ada skala prioritas yang harus diutamakan,” jelasnya.

Selain memperjuangkan perbaikan infrastruktur, Irma mengungkapkan tiga fokus utama yang akan terus ia kawal, yakni peningkatan layanan kesehatan, perbaikan jalan lingkungan untuk akses yang lebih layak, serta dukungan penuh bagi pelaku UMKM agar roda ekonomi masyarakat terus bergerak.

“Pembangunan harus menyentuh semua lapisan masyarakat. Kita ingin perubahan yang benar-benar dirasakan, bukan hanya sekadar rencana di atas kertas,” pungkasnya.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement