Ikuti Kami :

Disarankan:

Antrean Panjang Pemohon SKCK di Polres Ciamis, Mayoritas untuk PPPK Paruh Waktu

Senin, 15 September 2025 | 17:28 WIB
Antrean Panjang Pemohon SKCK di Polres Ciamis, Mayoritas untuk PPPK Paruh Waktu
Antrean Panjang Pemohon SKCK di Polres Ciamis, Mayoritas untuk PPPK Paruh Waktu. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian L.

Ribuan warga memadati halaman Polres Ciamis sejak Senin (15/9/2025) pagi. Antrean panjang terbentuk lantaran banyak yang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), salah satu syarat pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Ribuan warga memadati halaman Polres Ciamis sejak Senin (15/9/2025) pagi. Antrean panjang terbentuk lantaran banyak yang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), salah satu syarat pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Kaur Yanmin Sat Intelkam Polres Ciamis, Budi, mengatakan lonjakan pemohon SKCK sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

“Dari hari Kamis banyak pemohon yang datang kebanyakan untuk PPPK paruh waktu, ada juga yang untuk melamar pekerjaan lain dan daftar TNI. Tapi mayoritas memang dari PPPK paruh waktu,” kata Budi.

Menurutnya, hingga kini jumlah pemohon mencapai sekitar 1.600 orang. Jumlah itu diprediksi terus bertambah seiring pembukaan pendaftaran PPPK paruh waktu. Untuk mempercepat layanan, Polres Ciamis sudah menambah jam kerja sejak 11 September 2025.

“Jam pelayanan sudah ekstra sampai lembur. Dari pagi pemohon sudah antre,” ujarnya.

Budi menambahkan, Polres juga sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ciamis agar pelayanan SKCK bisa dilaksanakan di tingkat polsek.

“Pelayanan bisa dari polsek juga, kecuali untuk yang melamar PPPK paruh waktu provinsi seperti tenaga pendidik SMA dan SMK,” jelasnya.

Namun keterbatasan fasilitas membuat layanan harus dibatasi. Setiap hari hanya 100 orang yang bisa diproses, karena jumlah operator dan komputer yang terhubung sistem masih sangat terbatas.

“Operator kita hanya beberapa orang, komputer yang koneknya hanya satu. Jadi per hari dibatasi 100 pemohon,” jelas Budi.

Meski begitu, pihaknya tetap menerima berkas dari warga yang sudah datang meski kuota harian penuh.

“Sayang kalau sudah jauh-jauh ke sini, masa kami suruh pulang lagi. Jadi tetap kami terima berkasnya,” tutur Budi.

Budi menegaskan Polres Ciamis berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh masyarakat.

“Harapan kami sebagai pelayanan publik, semua pemohon bisa terpenuhi apa yang diinginkan. Kami berusaha semaksimal mungkin,” tandasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement