TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Koordinator Daerah (Korda) Jawa Barat sukses menggelar Konsolidasi Daerah pada Rabu, 16 Juli 2025, bertempat di Universitas Mayasari Bakti, Tasikmalaya. Forum ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat koordinasi antar-BEM se-Jawa Barat serta merumuskan arah gerakan kolektif mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Dalam kegiatan tersebut, BEM Nusantara Jawa Barat tidak hanya membahas penguatan silaturahmi dan peran gerakan mahasiswa, tetapi juga meluncurkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pantau Kampus yang akan berfokus pada tiga isu krusial: pencegahan kekerasan seksual, evaluasi kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan pengawasan demokrasi kampus.
Sekretaris Daerah BEM Nusantara Jawa Barat, Rifan Andrian, menyatakan bahwa forum ini menjadi bukti nyata keseriusan mahasiswa dalam memastikan kampus tetap menjadi ruang yang aman dan berkeadilan. Ia menekankan bahwa Satgas Pantau Kampus tidak hanya lahir dari semangat idealisme, tapi juga dibarengi dengan rancangan kerja konkret yang berkelanjutan.
"Kami tidak hanya bicara idealisme, tetapi juga menyiapkan mekanisme konkret. Satgas ini adalah bukti bahwa BEM Nusantara hadir sebagai penggerak dan pengawal kebijakan pendidikan yang berpihak pada mahasiswa," tegas Rifan dalam pernyataannya.
Satgas ini nantinya akan aktif melakukan pemantauan di kampus masing-masing dan menyusun laporan berkala yang akan dikompilasi setiap tiga bulan oleh Koordinator Pusat BEM Nusantara. Laporan akumulatif ini akan dijadikan sebagai dokumen advokasi resmi, yang kemudian disampaikan kepada berbagai lembaga negara seperti Kemendikbudristek, Komnas HAM, Ombudsman RI, serta lembaga pembuat kebijakan lainnya.
Seluruh BEM kampus yang tergabung dalam jaringan BEM Nusantara Jawa Barat pun menyatakan komitmennya untuk segera membentuk dan mengoperasikan Satgas Pantau Kampus di institusi masing-masing. Keterlibatan ini mempertegas posisi mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial yang aktif dan bertanggung jawab dalam proses pembangunan pendidikan nasional.
Melalui langkah nyata ini, BEM Nusantara Jawa Barat mengukuhkan perannya bukan hanya sebagai penggerak gerakan mahasiswa, tetapi juga sebagai mitra kritis negara. Tujuan utamanya adalah mendorong terciptanya lingkungan kampus yang lebih demokratis, aman, dan menjunjung nilai-nilai keadilan.