Ikuti Kami :

Disarankan:

Berpakaian Serba Hitam, Puluhan Teman Remaja Korban Miras Oplosan Doa Bersama dan Padati Makam di Sukaresik Tasikmalaya

Senin, 24 November 2025 | 18:17 WIB
Watermark
Berpakaian Serba Hitam, Puluhan Teman Remaja Korban Miras Oplosan Doa Bersama dan Padati Makam di Sukaresik Tasikmalaya. Foto: Tian K.

Suasana haru menyelimuti permakaman di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin (24/11/2025) sore. Puluhan remaja yang merupakan teman dekat salah satu korban tewas akibat dugaan minuman keras oplosan, tampak memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Suasana haru menyelimuti permakaman di Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin (24/11/2025) sore. Puluhan remaja yang merupakan teman dekat salah satu korban tewas akibat dugaan minuman keras oplosan, tampak memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir.

Mereka datang sekira pukul 16.08 WIB, sebagian besar mengenakan pakaian hitam dan celana biru, sebagai bentuk duka cita atas kepergian dua rekannya yang meninggal, yakni IR (16) dan I (16). Para remaja itu berdiri melingkar di sekitar pusara, menundukkan kepala, dan mengirimkan doa dengan khusyuk. Kehadiran mereka membuat suasana pemakaman semakin emosional.

Kedua korban diketahui meninggal setelah diduga menenggak campuran alkohol 70 persen dan minuman berenergi bersama lima teman lainnya. Meski sempat mendapat perawatan medis, nyawa keduanya tidak tertolong. Lima remaja lainnya, yakni J (15), R (23), dan DMS (15), masih menjalani perawatan, sementara DG (15) dan H telah diperbolehkan pulang.

Kasus ini mulai terungkap setelah Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota bersama Tim Identifikasi Satreskrim melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menduga bahan baku minuman oplosan itu diperoleh melalui pembelian daring.

“Hasil penyelidikan menunjukkan minuman itu berasal dari alkohol 70 persen yang dibeli secara online, dicampur dengan minuman energi dan air mineral, lalu dikonsumsi bersama-sama. Ini terjadi di wilayah Sukaresik,” jelas AKP Yayu Wahyudi.

Ia menambahkan, dari tujuh remaja yang mengonsumsi minuman oplosan tersebut, dua meninggal dunia, dua masih menjalani perawatan intensif, dan tiga lainnya telah kembali ke rumah.

“Kami hari ini memeriksa saksi-saksi, termasuk teman-teman korban serta saksi yang masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Polisi masih mendalami asal-usul pembelian alkohol dan kronologi lengkap kejadian yang telah merenggut dua nyawa ini. Sementara itu, kehadiran teman-teman korban di pemakaman menjadi gambaran duka mendalam yang dirasakan kalangan remaja di wilayah tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement