Ikuti Kami :

Disarankan:

Ciamis Raih Pujian Pengelolaan Lingkungan, Tim Anugerah Makuta Binokasih Datang Menilai

Jumat, 14 November 2025 | 14:40 WIB
Ciamis Raih Pujian Pengelolaan Lingkungan, Tim Anugerah Makuta Binokasih Datang Menilai
Ciamis Raih Pujian Pengelolaan Lingkungan, Tim Anugerah Makuta Binokasih Datang Menilai. Foto: Istimewa.

Kabupaten Ciamis kembali menjadi sorotan positif setelah Tim Visitasi Makuta Binokasih Provinsi Jawa Barat berkunjung ke Pendopo Ciamis, Jumat (14/11/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian Anugerah Makuta Binokasih, sebuah program inovatif Pemprov Jawa Barat yang mendorong kota dan kabupaten melakukan penataan wilayah secara optimal, bersih, indah, dan estetis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kabupaten Ciamis kembali menjadi sorotan positif setelah Tim Visitasi Makuta Binokasih Provinsi Jawa Barat berkunjung ke Pendopo Ciamis, Jumat (14/11/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian Anugerah Makuta Binokasih, sebuah program inovatif Pemprov Jawa Barat yang mendorong kota dan kabupaten melakukan penataan wilayah secara optimal, bersih, indah, dan estetis.

Makuta Binokasih dikenal sebagai ajang penghargaan bergengsi yang memberikan apresiasi kepada daerah dengan tata kelola lingkungan terbaik. Namun lebih dari itu, program ini memacu setiap kepala daerah untuk terus berinovasi dalam menata wilayahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa keberhasilan Ciamis menjaga kebersihan bukan karena dukungan teknologi modern, melainkan berkat kebiasaan masyarakat yang sudah melekat kuat.

“Ciamis tidak memiliki teknologi canggih terkait pengelolaan sampah. Namun kami selalu mengajak dan memotivasi masyarakat di setiap kesempatan,” ujar Herdiat.

Herdiat menjelaskan bahwa budaya bersih telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ciamis. Salah satu contohnya adalah gerakan Jumat Bersih (Jumsih), kegiatan rutin yang digelar setiap pekan. Gerakan ini menjadi penggerak utama kesadaran warga dalam merawat lingkungannya.

Meski anggaran daerah terbatas, Herdiat menuturkan bahwa kekuatan terbesar justru berasal dari kebersamaan. “Jika mengandalkan anggaran, kami tidak punya. Kami hanya punya keinginan dan semangat yang kuat bersama masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, hampir seluruh desa di Ciamis telah memiliki bank sampah. Warga juga terbiasa memilah sampah sejak dari rumah, sebuah upaya yang menjadi program prioritas Pemkab Ciamis dalam menciptakan tata kelola sampah.

Apresiasi datang dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat yang sekaligus mewakili Tim Visitasi, Ai Saadiyah Dwidaningsih. Ia menilai Ciamis mampu mencapai sesuatu yang jarang dimiliki daerah lain: kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap kebersihan.

“Kami sangat mengapresiasi bagaimana Ciamis mampu mengelola sampah dari hulu, sesuatu yang banyak daerah lain belum mampu,” ujarnya.

Menurut Ai, keunikan masyarakat Ciamis terletak pada kebiasaan mereka menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup.

“Yang mahal dari masyarakat Ciamis adalah kebiasaan mereka menjaga kebersihan. Jika semua daerah memiliki masyarakat dengan kesadaran seperti ini, tidak akan ada surat keputusan menteri tentang darurat sampah,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan Bupati Ciamis.

“Semua ini tidak akan terjadi tanpa leadership yang kuat dari kepala daerah. Bupati Ciamis memiliki kepemimpinan yang luar biasa,” tegasnya.

Kunjungan tersebut diharapkan semakin memotivasi Pemkab Ciamis untuk memperkuat tata kelola lingkungan. Dengan modal budaya masyarakat yang kuat serta kepemimpinan yang visioner, Ciamis membuktikan bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk menjadi daerah yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement