TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kota Tasikmalaya. Hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (25/9/2025) sore, menyebabkan pohon tumbang menimpa dua rumah warga di Kampung Paseh, Gang Masjid Nurul Huda, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung.
Peristiwa terjadi sekira pukul 15.15 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Salah seorang pemilik rumah, Asep (40), menuturkan pohon yang tumbang menimpa rumahnya dan rumah milik tetangganya, Ela (47), terjadi setelah azan ashar.
“Ini rumah Bu Ela, sebelahnya rumah saya. Jadi pohon yang tumbang menimpa dua rumah,” ujar Asep saat ditemui di lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, Asep mengaku kaget saat mendengar suara keras ketika pohon roboh.
“Tiba-tiba ada suara keras, ternyata pohon tumbang. Pohonnya memang sudah tua, bawahnya dimakan rayap. Ditambah hujan dan angin hampir satu jam,” ungkapnya.
Petugas TRC BPBD Kota Tasikmalaya, Cucu alias Opang, mengatakan pihaknya menerima beberapa laporan dampak cuaca ekstrem pada sore hari itu.
“Selain di Paseh, pohon tumbang juga terjadi di Kecamatan Indihiang, banjir di Jalan AH Nasution, rumah roboh di Kecamatan Bungursari, dan atap rumah tersapu angin di Indihiang,” jelasnya.
Menurutnya, pohon yang menimpa dua rumah di Paseh sudah dalam kondisi lapuk. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Rumah masih bisa dihuni, kerusakan kami kategorikan sedang,” tambah Cucu.
BPBD pun mengimbau warga agar tetap waspada saat hujan deras disertai angin. “Hindari berteduh atau berada di bawah pohon saat cuaca ekstrem. Pohon-pohon yang rapuh sebaiknya segera ditebang untuk meminimalisir risiko,” pungkasnya.
Pantauan hingga pukul 18.25 WIB, TRC BPBD masih melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa dua rumah warga tersebut.