Ikuti Kami :

Disarankan:

Diduga Aksi Pencurian, Tiga Kolam Ikan di Mangkubumi Mendadak Surut, Warga Temukan Linggis

Jumat, 24 April 2026 | 11:51 WIB
Diduga Aksi Pencurian, Tiga Kolam Ikan di Mangkubumi Mendadak Surut, Warga Temukan Linggis
Diduga Aksi Pencurian, Tiga Kolam Ikan di Mangkubumi Mendadak Surut, Warga Temukan Linggis. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Warga Blok Gunung Kondang, Sumur Nangsi, Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, dihebohkan dengan peristiwa surutnya sejumlah kolam ikan secara tiba-tiba.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Warga Blok Gunung Kondang, Sumur Nangsi, Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, dihebohkan dengan peristiwa surutnya sejumlah kolam ikan secara tiba-tiba. Kejadian tersebut diduga akibat aksi pencurian dengan cara menguras air kolam atau yang dikenal warga sebagai “dibedahkeun”.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/4/2026) malam dan baru diketahui warga pada Kamis subuh. Sedikitnya tiga kolam ikan di dua wilayah RW terdampak kejadian tersebut.

Ketua RW 07, Eka Hendra, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut, di wilayahnya terdapat satu kolam milik warga yang menjadi korban.

“Di RW kami ada satu kolam milik Ibu Hajah Ade. Sementara di RW lain ada dua kolam, jadi total ada tiga kolam yang dibedah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, pelaku diduga membuka atau merusak saluran pembuangan air sehingga kolam menjadi surut, lalu dengan mudah mengambil ikan yang keluar melalui aliran tersebut.

Akibat kejadian ini, berbagai jenis ikan seperti mujair, nila, dan ikan mas yang berada di kolam berukuran sekitar 10x20 meter nyaris habis digondol pelaku. Kerugian ditaksir mencapai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.

Meski demikian, hingga saat ini peristiwa tersebut belum dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sementara itu, warga RW 08, Jojo Arman, juga mengaku kolam miliknya menjadi sasaran. Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah dua hari tidak mengecek kolam.

“Pas saya datang, sudah ramai. Saluran airnya sudah dibuka, bahkan ada yang dirusak,” ungkapnya.

Di lokasi kejadian, warga juga menemukan sebuah linggis yang diduga digunakan pelaku untuk merusak saluran air. Selain itu, ditemukan pula tanaman talas yang sempat diambil, namun ditinggalkan tak jauh dari kolam.

Jojo menambahkan, sebelum kejadian, warga sempat melihat dua orang tak dikenal berada di sekitar lokasi pada Rabu sore. Namun, belum dapat dipastikan keterkaitannya dengan aksi pencurian tersebut.

Pasca kejadian ini, warga berencana meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan memasang pagar di sekitar kolam guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami akan lebih waspada ke depan, kemungkinan kolam akan dipagari,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement