Ikuti Kami :

Disarankan:

Doervoer dan HDCI Buktikan Komunitas Mampu Jadi Penggerak Kemanusiaan

Rabu, 19 November 2025 | 16:54 WIB
Watermark
Doervoer dan HDCI Buktikan Komunitas Mampu Jadi Penggerak Kemanusiaan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian Libelvalen

Kolaborasi lintas komunitas di Kabupaten Ciamis kembali memperlihatkan kuatnya solidaritas masyarakat. Kegiatan donor darah dan santunan yang digelar Komunitas Doervoer 100% Ulin bersama Disdik Ciamis, PMI, Baznas, HDCI, serta Garden Group di Aula Disdik Ciamis, Rabu (19/11/2025), berhasil memberikan manfaat langsung bagi 271 penerima santunan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kolaborasi lintas komunitas di Kabupaten Ciamis kembali memperlihatkan kuatnya solidaritas masyarakat. Kegiatan donor darah dan santunan yang digelar Komunitas Doervoer 100% Ulin bersama Disdik Ciamis, PMI, Baznas, HDCI, serta Garden Group di Aula Disdik Ciamis, Rabu (19/11/2025), berhasil memberikan manfaat langsung bagi 271 penerima santunan.

Padahal, kegiatan ini awalnya ditargetkan hanya untuk 150 penerima. Namun, dukungan dan antusiasme masyarakat membuat jumlah penerima bantuan meningkat signifikan. Total santunan yang terkumpul dialokasikan untuk 42 anak yatim, 50 penyandang thalasemia, dan 179 lansia, dengan nilai donasi mencapai Rp27.100.000.

Ketua Doervoer sekaligus Ketua Pelaksana, Rusna Apriatna, mengaku terharu atas besarnya kepedulian berbagai pihak.

“Alhamdulillah, terkumpul santunan untuk 271 penerima. Total donasi mencapai Rp27.100.000. Ini bukan donasi liar, melainkan dukungan dari para sesepuh, pemerintah daerah, pengusaha, ASN, dan komunitas seperti HDCI,” ujarnya.

Rusna juga menegaskan bahwa komunitas otomotif, khususnya HDCI, memiliki peran penting dalam menggerakkan kegiatan sosial.

“Kami hanya menjembatani. Kepekaan sosial seluruh pihaklah yang membuat kegiatan ini bermakna,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua HDCI Ciamis Raya (Ciamis-Banjar-Pangandaran), H. Dadan Garmana, menyatakan bahwa HDCI terus memperluas kiprah sosialnya.

“Kami ingin membuktikan bahwa komunitas motor besar juga punya hati besar. Tidak hanya untuk touring, tapi juga untuk melakukan sesuatu yang dapat dirasakan langsung masyarakat,” ujar Dadan.

Ia berharap kerja sama antar komunitas dapat menjadi model aksi sosial berkelanjutan di daerah.

Dukungan juga datang dari PMI Ciamis. Ketua PMI, H. Iing Syam Arifin, menyampaikan bahwa kebutuhan darah bagi penyandang thalasemia terus meningkat setiap bulan.

“Minimal kami membutuhkan 800 labu darah per bulan, idealnya 1.000. Jika kurang, kami harus meminta pasokan dari Bandung atau Jogja,” jelasnya.

Selain donor darah, PMI juga aktif menangani situasi kebencanaan.

“Kami sudah mengirim ratusan paket bantuan bagi warga terdampak angin puting beliung, longsor, dan keluarga kurang mampu,” tambahnya.

Pemkab Ciamis melalui Kabag Kesra Setda Ciamis, Anwar Solehudin, turut mengapresiasi kegiatan ini.

“Ini wujud nyata kepedulian dalam membantu sesama, terutama penyandang thalasemia, anak yatim, dan lansia,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung masyarakat yang membutuhkan.

“Mari jadikan Ciamis bukan hanya maju, tetapi juga saling menguatkan dan penuh kasih sayang,” pungkasnya.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement