Ikuti Kami :

Disarankan:

Dramatis! Petugas Gabungan Jebol Langit-langit dan Gunakan Tali Sling saat Evakuasi Jasad Teknisi yang Tersengat Listrik

Jumat, 22 Agustus 2025 | 19:06 WIB
Dramatis! Petugas Gabungan Jebol Langit-langit dan Gunakan Tali Sling saat Evakuasi Jasad Teknisi yang Tersengat Listrik
Dramatis! Petugas Gabungan Jebol Langit-langit dan Gunakan Tali Sling saat Evakuasi Jasad Teknisi yang Tersengat Listrik.

Kota Tasikmalaya digemparkan dengan peristiwa tragis yang menimpa seorang teknisi bernama Ajay, warga Kabupaten Ciamis, yang tewas diduga akibat tersengat listrik saat melakukan pemasangan tambahan jaringan jalur listrik di lantai satu sebuah gerai provider seluler di Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, Jumat (22/8/2025) sore.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Kota Tasikmalaya digemparkan dengan peristiwa tragis yang menimpa seorang teknisi bernama Ajay, warga Kabupaten Ciamis, yang tewas diduga akibat tersengat listrik saat melakukan pemasangan tambahan jaringan jalur listrik di lantai satu sebuah gerai provider seluler di Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, Jumat (22/8/2025) sore.

Evakuasi korban berlangsung dramatis. Jasad Ajay ditemukan dalam posisi telungkup di plafon sempit yang dipenuhi kabel. Proses penurunan jasad harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, Polres Tasikmalaya Kota, dan tenaga medis terpaksa menjebol langit-langit serta menggunakan tali sling agar tubuh korban bisa diturunkan dengan aman. Bahkan, sejumlah petugas harus menundukkan badan untuk masuk ke ruang plafon yang lebarnya kurang dari tiga meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, H. Ucu Anwar, menjelaskan bahwa korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Salah satu pegawai dari sebuah vendor sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kami (BPBD) langsung evakuasi berdasarkan instruksi dari tim Inafis," ucapnya.

Ucu menuturkan, kondisi korban saat ditemukan menghadap bentangan kabel yang sedang dikerjakan. Evakuasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur karena dikhawatirkan masih ada aliran listrik aktif yang membahayakan petugas.

"Sebab bisa saja aliran setrum belum terputus dan membahayakan petugas kami. Sehingga kami menggunakan berbagai alat yang ada," jelasnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui dari petugas kebersihan yang mencium aroma terbakar di sekitar lokasi. Setelah ditelusuri bersama petugas keamanan, sumber bau berasal dari plafon lantai satu, tempat korban ditemukan.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk dilakukan visum.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement