TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dua warga Kota Tasikmalaya meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Lodaya jurusan Bandung–Solo di perlintasan tanpa palang pintu di Kampung Talangsari, Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibereum, Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Petugas gabungan dari Polsek Cibeureum, Unit Reskrim, Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Perwira Pengawas, serta Tim Identifikasi atau Inafis Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berboncengan menggunakan sepeda motor Dayang NAK Z 6714 K. Keduanya adalah Uun Maskun (76) dan Idraki Fathul Islam, warga Jalan Siliwangi No. 229, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saksi, Idin (65), seorang petani yang tinggal tidak jauh dari lokasi, menyatakan bahwa kendaraan korban melintas tanpa memperhatikan datangnya kereta api. “Saya lihat motor lewat, tapi tidak melihat kiri-kanan. Kereta Lodaya sudah dekat dan langsung menghantam,” ujarnya.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh Faruk Rozi menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika korban hendak menemui kerabatnya di Awipari. Keduanya melintas di perlintasan kereta di Kampung Talangsari. Saat berada tepat di tengah rel, datang Kereta Api Lodaya 78 jurusan Bandung–Solo dari arah barat dan langsung menabrak motor korban.
“Korban 2 terseret sekitar 50 meter, sedangkan korban 1 terseret kurang lebih 67 meter. Sepeda motornya bahkan terbawa hingga Stasiun Awipari,” jelasnya.
Petugas menemukan sejumlah barang di sepanjang lintasan, seperti serpihan kendaraan, helm, serta dua pasang sandal yang diduga milik korban.
Kapolres memastikan pihaknya telah melakukan olah TKP, pendataan saksi, serta koordinasi dengan pihak perkeretaapian.
“Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu. Pastikan berhenti, lihat kiri dan kanan sebelum melintas,” tegasnya.
Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.