Ikuti Kami :

Disarankan:

Euforia PSGC Ciamis Lolos ke Liga 2, Ribuan Supporter Tumpah Ruah Sambut Tim Kebanggaan Tatar Galuh

Senin, 09 Februari 2026 | 20:02 WIB
Euforia PSGC Ciamis Lolos ke Liga 2, Ribuan Supporter Tumpah Ruah Sambut Tim Kebanggaan Tatar Galuh
Euforia PSGC Ciamis Lolos ke Liga 2, Ribuan Supporter Tumpah Ruah Sambut Tim Kebanggaan Tatar Galuh. Foto: Febrian Libelvalen.

Euforia keberhasilan PSGC Ciamis menembus Liga 2 pecah di pusat kota. Ribuan warga dan suporter setia tim berjuluk Laskar Singacala tumpah ruah menyambut kedatangan tim kebanggaan Ciamis di stasiun, disertai konvoi panjang yang menyusuri sejumlah ruas jalan utama kota.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Euforia keberhasilan PSGC Ciamis menembus Liga 2 pecah di pusat kota. Ribuan warga dan suporter setia tim berjuluk Laskar Singacala tumpah ruah menyambut kedatangan tim kebanggaan Ciamis di stasiun, disertai konvoi panjang yang menyusuri sejumlah ruas jalan utama kota.

Iring-iringan konvoi bergerak melewati Jalan Pemuda, Simpang Ramona, Simpang Etom, Jalan Ahmad Yani, Simpang Kodim, Jalan MR Iwa, Jalan Letnan Samuji, Stadion Galuh, Simpang Gayam, Jalan KH Ahmad Dahlan, Taman Lokasana, hingga Perempatan Tonjong, sebelum berakhir di Pendopo Kabupaten Ciamis sebagai titik finis.

Suasana kota berubah menjadi lautan manusia dengan membawa atribut kebanggaan PSGC, mencerminkan antusiasme masyarakat menyambut tim kebanggaan. Suasana semakin meriah ketika yel-yel kebanggaan Laskar Singacala menggema di setiap ruas jalan yang dilalui oleh iring iringan konvoi.

Pelatih kepala PSGC Ciamis, Herry Kiswanto, mengakui perjalanan menuju Liga 2 tidak mudah. Ia menyebut komposisi tim yang memadukan pemain junior, setengah junior, dan senior menjadi tantangan tersendiri sepanjang kompetisi.

“Pemain junior, setengah junior, dan senior itu unik. Ini tantangan, tapi Alhamdulillah saya dan para pemain bisa bekerja sama sehingga tim PSGC lambat laun menjadi solid. Itu memang tujuan utama kami,” ujar Herry.

Menurut Herry, pendekatan melatih pemain muda berbeda dengan pemain senior. Ia menilai grafik performa pemain muda cenderung fluktuatif sehingga membutuhkan pendekatan psikologis yang lebih intens.

“Kalau pemain muda itu grafiknya labil, kadang naik turun. Pendekatannya harus beda dengan senior. Kalau senior saya tinggal bilang A-B-C, langsung jalan. Tapi pemain muda kadang tiba-tiba performanya tidak sesuai harapan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi dalam menjaga mental pemain muda.

“Kalau kondisi seperti itu harus dimaklumi, di-approve dengan komunikasi, bicara baik-baik, jangan dimarahi. Itu seninya melatih pemain muda,” jelasnya.

Herry juga mengungkapkan persaingan di grup yang dihadapi PSGC terbilang sangat ketat. Namun, evaluasi rutin dan analisis yang konsisten membuat tim mampu berkembang dan akhirnya lolos.

“Tantangan di grup kota berat sekali. Menurut saya ini lebih berat dibanding grup lain. Tapi Alhamdulillah anak-anak bisa melalui dan kita lolos. Setiap hari kami lakukan evaluasi dan analisa, dan anak-anak terus berkembang,” ungkapnya.

Menatap Liga 2, Herry memilih bersikap realistis dan tidak terburu-buru menyusun rencana. Ia ingin mengambil jeda sejenak sebelum fokus pada persiapan kompetisi yang lebih tinggi.

“Untuk persiapan Liga 2, saya mau istirahat dulu, mau berpikir dulu. Tapi yang jelas saya hidup di sepak bola, tidak mungkin berhenti. Hanya mungkin sekarang istirahat dulu, jangan dulu bicara Liga 2,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat Ciamis terus memberikan dukungan penuh kepada PSGC, baik saat meraih kemenangan maupun menghadapi masa sulit.

“Yang terpenting dukungan dari masyarakat bola di Ciamis harus sama, di saat sukses dan tidak sukses. Mental pemain itu beda-beda, kalau dicemooh belum tentu semua kuat, ada yang bisa down,” katanya.

Herry optimistis, jika seluruh elemen bersatu, PSGC Ciamis berpeluang menjadi kekuatan baru di sepak bola nasional.

“Kalau kita bisa bekerja sama semuanya, insyaallah Ciamis bisa jadi kekuatan besar. Di Jawa Barat sekarang Liga 1 cuma satu, kenapa kita tidak kalau ada peluang ke sana,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement