Ikuti Kami :

Disarankan:

FEB Unsil Gelar PPM, Dorong Mahasiswa Melek Investasi Saham Lewat RELI-Trade

Kamis, 25 September 2025 | 21:03 WIB
Watermark
FEB Unsil Gelar PPM, Dorong Mahasiswa Melek Investasi Saham Lewat RELI-Trade. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Aula STIA YPPT Priatim, Kamis (25/9/2025) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Aula STIA YPPT Priatim, Kamis (25/9/2025) siang.

PPM ini mengusung tema “Optimalisasi Platform Trading Online Saham: Pelatihan Penggunaan Fitur dan Tools RELI-Trade untuk Meningkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat”. Kegiatan diketuai Elis Listiana Mulyani, S.E., M.M. bersama tim dosen Dr. H. Kurniawan, S.E., M.Si. Ak, Alfin Nur Fahmi Mufreni, S.E., M.T., Ane Kurniawati, S.E., M.Si., serta Dede Sri Rahayu, S.E., M.S.M.

Adapun narasumber utama ialah Kepala Kantor Perwakilan Tasikmalaya PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Tine Badriatin, S.Sos., M.Si., M.M.

Ketua PPM, Elis Listiana Mulyani, menjelaskan kegiatan ini merupakan respon terhadap masih rendahnya literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda dalam bidang investasi pasar modal.

“Mahasiswa dipandang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan untuk memperluas pemahaman investasi yang sehat dan bertanggung jawab,” ujar Elis.

Menurut Elis, peserta kegiatan adalah mahasiswa Himpunan Mahasiswa Niaga (HIMA Niaga) STIA YPPT Priatim sebagai mitra pelaksana program. Mereka dibekali keterampilan teknis penggunaan aplikasi RELI-Trade, platform resmi milik PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

“Taunya kan orang kalau untuk berinvestasi harus kaya dulu ya, punya uang banyak, dan mereka tidak tahu harus berinvestasi ke mana. Jadinya investasi bodong yang dipilih,” ucapnya.

Ia menegaskan, mahasiswa perlu diedukasi bahwa berinvestasi bisa dimulai dari modal kecil dengan tetap memperhatikan legalitas. 

“Dipahamkan bagaimana produk-produk pasar modal, bagaimana memilih jenis investasi yang tidak bodong, misalnya ada izinnya. Juga ada pembinaan bagaimana mereka mulai masuk ke pasar modal ini,” jelas Elis.

Hal senada disampaikan narasumber, Tine Badriatin. Ia menilai generasi muda memiliki potensi besar dalam menggerakkan inklusi keuangan, namun masih banyak yang awam terkait instrumen investasi seperti saham.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mengenal aplikasi trading seperti RELI-Trade, tetapi juga memahami cara analisis pasar, mengelola risiko, dan berinvestasi secara bijak. Jadi bukan sekadar ikut tren, tapi benar-benar paham dan bertanggung jawab dalam berinvestasi,” ungkap Tine.

Ia menambahkan, kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan teknis penggunaan fitur RELI-Trade, simulasi transaksi beli-jual saham, diskusi interaktif mengenai analisis pasar dan manajemen risiko, serta pendampingan praktik langsung.

Dari program ini ditargetkan lahir peningkatan literasi dan keterampilan mahasiswa dalam melakukan trading saham secara mandiri. Selain itu, luaran kegiatan mencakup modul pelatihan digital dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian terindeks.

IMG-20250925-WA0132

“Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami investasi saham secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara praktis dengan bijak, sehingga dapat berperan aktif dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat,” pungkas Tine.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement