Ikuti Kami :

Disarankan:

Garut Gencarkan Potensi Ekonomi dan Wisata Lewat Pesta Patok Domba 2025

Senin, 04 Agustus 2025 | 13:02 WIB
Garut Gencarkan Potensi Ekonomi dan Wisata Lewat Pesta Patok Domba 2025
Garut Gencarkan Potensi Ekonomi dan Wisata Lewat Pesta Patok Domba 2025. Foto: Kominfo Kabupaten Garut

Pemerintah Kabupaten Garut terus menggali potensi lokal sebagai pendorong ekonomi dan pariwisata daerah, salah satunya dengan Pesta Patok 2025.

GARUT, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten Garut terus menggali potensi lokal sebagai pendorong ekonomi dan pariwisata daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pesta Patok Domba Garut 2025 yang digelar di Pamindangan Arlamba, Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (3/8/2025).

Acara yang disambut antusias ribuan pengunjung ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan tradisional yang berakar kuat dalam budaya masyarakat Sunda.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan keaslian genetik Domba Garut, hewan khas tatar Priangan yang dikenal dengan kekuatan fisik, postur gagah, dan nilai budaya tinggi.

“Domba Garut bukan sekadar hewan ternak, melainkan simbol kearifan lokal. Kegiatan ini bukan hanya kontes, tapi narasi tentang betapa berharganya warisan ini untuk diceritakan dan dijaga,”* ujar Syakur.

Ia menambahkan, Pesta Patok Domba berkontribusi nyata dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat, baik dari sisi transaksi ternak maupun dampak lanjutan pada sektor pariwisata dan UMKM.

“Dengan acara seperti ini, bukan hanya peternak yang diuntungkan. Perputaran ekonomi lokal meningkat, dan Garut semakin dikenal sebagai tujuan wisata budaya,” tambahnya.

Pesta Patok Domba tahun ini menampilkan 250 ekor domba Garut dari berbagai kategori, mulai dari kelas Pejantan, Raja Petet, hingga Domba Ekstrem. 

Domba-domba ini akan diseleksi untuk menjadi perwakilan Kabupaten Garut dalam ajang nasional Pesta Patok dan Seni Ketangkasan Domba Garut memperebutkan Piala Presiden RI 2025 yang akan digelar di Bogor, September mendatang.

Kegiatan ini juga menjadi media penting dalam penguatan kualitas genetik ternak lokal. Hal ini disampaikan oleh Yudi Guntara Noor, Ketua DPP HPDKI (Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia) Provinsi Jawa Barat.

“Mutu genetik domba hanya bisa dijaga dengan praktik kontes dan seni ketangkasan seperti ini. Domba Garut adalah domba asli Indonesia yang harus terus kita pertahankan kualitasnya,” jelas Yudi.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, melaporkan bahwa nilai transaksi selama acara berlangsung menembus angka Rp1,6 miliar. 

Hal ini mencerminkan tingginya nilai ekonomis yang dihasilkan, mulai dari jual-beli domba hingga industri pendukung seperti pakan, kandang, dan produk turunannya.

“Ini bukan hanya soal kompetisi, tapi peluang nyata bagi petani domba untuk memperoleh keuntungan. Istilahnya, ‘Domba Garut dihargaan jeung aya hargaan’,” tutur Beni dengan semangat.

Melihat antusiasme masyarakat dan dampak positifnya, Bupati Garut berharap agar event ini bisa diselenggarakan lebih dari sekali dalam setahun, dengan dukungan kolaboratif dari semua pihak, termasuk komunitas peternak dan pelaku pariwisata.

Acara ditutup dengan pekikan yel-yel khas yang menggambarkan kebanggaan terhadap Domba Garut, “Domba Garut Indah Dipandang, Domba Garut Gagah Dilapang, Domba Garut Sedap Dipanggang!”

Pesta Patok Domba 2025 bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi simbol ketangguhan ekonomi lokal, sekaligus panggung budaya yang menjadikan Garut sebagai destinasi wisata unggulan berbasis potensi daerah.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement