Ikuti Kami :

Disarankan:

Gerindra Jabar Instruksikan Kader Ganti Pesta Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Tanam Pohon

Selasa, 23 Desember 2025 | 17:52 WIB
Gerindra Jabar Instruksikan Kader Ganti Pesta Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Tanam Pohon
Gerindra Jabar Instruksikan Kader Ganti Pesta Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Tanam Pohon.

Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, H. Amir Mahpud, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus, anggota fraksi, dan struktur partai di wilayah Jawa Barat untuk meniadakan perayaan malam pergantian tahun 2026 yang bersifat hura-hura. Sebagai gantinya, kader diminta menggelar doa bersama dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, H. Amir Mahpud, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus, anggota fraksi, dan struktur partai di wilayah Jawa Barat untuk meniadakan perayaan malam pergantian tahun 2026 yang bersifat hura-hura. Sebagai gantinya, kader diminta menggelar doa bersama dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Instruksi resmi ini tertuang dalam surat nomor No12-033/A/DPD-Gerindra-Jabar/2025. Pria yang akrab disapa Haji Aming ini menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap bencana banjir yang tengah melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Haji Aming menyatakan bahwa perayaan tahun baru kali ini harus menjadi momentum refleksi, bukan pesta pora di tengah duka saudara sebangsa.

"Saya berharap instruksi ini benar-benar dijalankan sebagai wujud kepekaan kita terhadap kondisi bangsa. Kita harus bisa merasakan suasana batin saudara-saudara kita di lokasi bencana. Jangan sampai ada eforia yang justru melukai hati mereka yang sedang menderita," ujar Amir Mahpud di Bandung, Selasa (23/12/2025).

Agenda utama yang diinstruksikan terdiri dari dua poin besar:

 * Doa Bersama: Dilaksanakan pada malam tahun baru dengan melibatkan anak yatim dan kaum duafa.

 * Aksi Hijau: Penanaman 1.000 pohon secara serentak di setiap daerah pada tanggal 1 Januari 2026.

Menurut Amir, langkah ini adalah upaya menyelaraskan kesadaran beragama (teologis) dengan kepedulian alam (ekologis). Ia mengutip pesan dalam Al-Qur'an bahwa kerusakan bumi sering kali diakibatkan oleh ulah manusia yang abai terhadap lingkungan.

"Apa artinya beragama jika tidak memiliki spirit menjaga alam? Melalui doa bersama, kita mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, dan melalui tanam pohon, kita memelihara ciptaan-Nya," tambahnya.

Lebih lanjut, Amir mengingatkan bahwa kepedulian ini juga menjadi pengingat bagi warga Jawa Barat akan potensi bencana di masa depan, termasuk ancaman gempa megathrust yang kerap diingatkan oleh BMKG.

"Hari ini saudara kita di Sumatera yang terkena musibah, besok lusa bisa jadi kita. Mari bangun kekompakan dan persatuan agar kita siap menghadapi segala kemungkinan," tegasnya.

Terkait teknis pelaksanaan, DPD Gerindra Jabar memberikan ruang bagi setiap DPC untuk berimprovisasi dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan (stakeholder) setempat. Namun, Amir memberikan catatan keras agar tidak ada satu pun kader Gerindra yang merayakan malam tahun baru dengan pesta yang berlebihan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement