Ikuti Kami :

Disarankan:

Hari Pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 di Kota Tasikmalaya, 305 Pelanggar Lalin Dapat Teguran dan 15 Terjaring Kamera ETLE

Rabu, 16 Juli 2025 | 09:48 WIB
Hari Pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 di Kota Tasikmalaya, 305 Pelanggar Lalin Dapat Teguran dan 15 Terjaring Kamera ETLE
Hari Pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 di Kota Tasikmalaya, 305 Pelanggar Lalin Dapat Teguran dan 15 Terjaring Kamera ETLE. Foto: Istimewa

Demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik, Polres Tasikmalaya Kota secara resmi memulai Operasi Patuh Lodaya 2025.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih baik, Polres Tasikmalaya Kota secara resmi memulai Operasi Patuh Lodaya 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, di bawah arahan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruk Rozi. Operasi perdana berlangsung pada Senin, 15 Juli 2025, di titik strategis Simpang Nagarawangi, Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya.

Dalam Operasi Patuh Lodaya kali ini, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota tidak hanya berfokus pada penindakan, namun juga mengedepankan sosialisasi, imbauan, dan teguran langsung kepada para pengendara kendaraan bermotor. Edukasi khusus juga diberikan kepada pengguna sepeda dan sepeda listrik, yang kini semakin banyak beraktivitas di jalanan.

“Kami mengimbau agar para pengguna sepeda dan sepeda listrik tidak melintasi jalur utama dan selalu menggunakan helm demi keselamatan,” tegas AKP Riki Kustiawan, menyoroti pentingnya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, Polres Tasikmalaya Kota mencatat 305 teguran diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan. Tak hanya itu, teknologi juga dimanfaatkan, terbukti dengan 15 pelanggaran yang terekam melalui kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Sebanyak 15 pelanggaran lainnya dikenakan tilang manual. Petugas juga melakukan pengamanan terhadap 1 unit kendaraan bermotor, 2 Surat Izin Mengemudi (SIM), dan 3 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kasat Lantas menambahkan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2025 ini secara khusus lebih mengedepankan tindakan preemtif (pencegahan) dan preventif (pencegahan dengan tindakan). Harapannya, masyarakat semakin sadar akan urgensi disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menaati aturan, tertib dalam berlalu lintas agar terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas yang fatal,” ujar AKP Riki, mengingatkan akan dampak serius dari pelanggaran lalu lintas.

Operasi Patuh Lodaya 2025 akan berlangsung selama dua pekan penuh, melibatkan berbagai upaya mulai dari edukasi, pencegahan, hingga penindakan represif. Semua ini dilakukan dengan tujuan menekan angka pelanggaran dan menekan potensi kecelakaan di seluruh wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement