Ikuti Kami :

Disarankan:

IJTI Galuh Raya Dorong Perangkat Desa di Ciamis Kuasai Jurnalisme Positif

Kamis, 04 Desember 2025 | 19:28 WIB
IJTI Galuh Raya Dorong Perangkat Desa di Ciamis Kuasai Jurnalisme Positif
IJTI Galuh Raya Dorong Perangkat Desa di Ciamis Kuasai Jurnalisme Positif.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya menggelar program Jelajah Desa di Aula Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (4/12/2025).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya menggelar program Jelajah Desa di Aula Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (4/12/2025). Program ini berfokus pada sosialisasi kode etik jurnalistik serta penguatan jurnalisme positif di tengah derasnya arus informasi digital.

Melalui rangkaian pelatihan dan workshop, perangkat desa dibekali keterampilan menggali, mengemas, dan menyampaikan potensi desa secara profesional. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi pemerintah desa untuk memahami standar kerja jurnalistik, teknik bercerita (storytelling), serta etika penyebaran informasi di era digital.

Ketua IJTI Galuh Raya, Yosep Trisna, menegaskan bahwa Jelajah Desa merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memperkuat literasi media di tingkat desa.

“Program ini lahir karena kami melihat begitu banyak potensi desa yang belum tersampaikan dengan baik kepada publik. Perangkat desa membutuhkan bekal jurnalistik agar mampu mengelola informasi secara profesional, sesuai kode etik, dan menonjolkan nilai positif dari desanya,” ujarnya.

Yosep juga menambahkan bahwa perangkat desa saat ini dituntut memahami cara membuat rilis, mengelola dokumentasi, hingga memproduksi konten audio-visual sesuai standar media.

“Peran jurnalisme positif sangat penting hari ini. Banyak isu beredar di media sosial tanpa verifikasi. Melalui pelatihan ini kami ingin perangkat desa berpikir kritis, menyebarkan informasi yang benar, dan mengedepankan narasi yang membangun, bukan sekadar viral,” katanya.

Menurut Yosep, desa memiliki kekuatan besar dalam membentuk citra daerah. Potensi wisata, UMKM, budaya, inovasi pemerintahan, hingga tokoh masyarakat dapat menjadi sumber informasi menarik jika dikemas dengan baik.

“Desa adalah sumber cerita paling autentik. Jika perangkat desa mampu bercerita dengan baik lewat foto, video, atau berita, maka desa akan lebih dikenal dan dampak ekonominya juga akan terasa,” jelasnya.

Kegiatan Jelajah Desa disambut antusias oleh para peserta. Mereka mengikuti sesi materi jurnalistik, praktik wawancara, simulasi peliputan, hingga produksi video sederhana. Dalam praktik tersebut, peserta dilatih menghasilkan konten yang etis, akurat, dan menarik untuk dipublikasikan melalui kanal resmi desa maupun media sosial.

IJTI Galuh Raya berencana menjadikan program ini sebagai agenda rutin yang menjangkau lebih banyak desa di wilayah Priangan Timur. Yosep menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten dalam menghadirkan pelatihan lanjutan.

“Kami ingin desa-desa di Ciamis dan sekitarnya semakin mandiri dalam mengelola informasi. Dengan kapasitas yang meningkat, perangkat desa dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan berita yang benar, berimbang, dan berorientasi pada kemajuan desa,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement