TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SMA Negeri 5 Tasikmalaya menggelar program Wakaf Alquran sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pesantren Ekologi Kampus 5. Program ini menjadi sarana bagi keluarga besar sekolah untuk berbagi kebaikan sekaligus memperkuat nilai spiritualitas, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang mengusung misi berbagi berkah Kitab Suci ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dan melibatkan seluruh elemen pendidikan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 5 Tasikmalaya, Yayat Hidayat, M.Pd., menjelaskan bahwa program Wakaf Alquran ini merupakan bagian integral dari Pesantren Ekologi. Program tersebut mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kesadaran lingkungan, selaras dengan visi sekolah yang Berkeunggulan, Berprestasi, Berkarakter, dan Berwawasan Lingkungan.
Yayat menambahkan, seluruh mushaf yang terkumpul berasal dari donasi internal sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga kontribusi nyata dari Paguyuban Orang Tua Siswa.
"Alhamdulillah, sebanyak 350 eksemplar Alquran telah terkumpul. Rencananya, mushaf-mushaf ini akan didistribusikan ke masjid-masjid, lembaga keagamaan, serta komunitas yang membutuhkan di wilayah Kota Tasikmalaya," jelas Yayat saat memberikan keterangan, Jumat (6/3/2026) siang.
Ia berharap melalui aksi berbagi ini, keberkahan dapat dirasakan oleh seluruh keluarga besar Kampus 5 Tasikmalaya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMA Negeri 5 Tasikmalaya, Hj. Iis Suminar Rahmi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan program ini. Menurutnya, Wakaf Alquran ini memiliki makna mendalam karena berkaitan dengan momentum Nuzulul Quran.
"Kami sangat bersyukur atas solidaritas yang ditunjukkan warga sekolah. Semoga langkah kecil ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menjadi amal jariah bagi kita semua," ungkap Hj. Iis.
Melalui program ini, SMAN 5 Tasikmalaya tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga konsisten membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap sesama dan memiliki kedekatan dengan Alquran di tengah era modernisasi.