Ikuti Kami :

Disarankan:

Isi Ramadan dengan Refleksi dan Penguatan Karakter, Disbudpora Ciamis Gelar Tausiah untuk ASN

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:06 WIB
Isi Ramadan dengan Refleksi dan Penguatan Karakter, Disbudpora Ciamis Gelar Tausiah untuk ASN
Isi Ramadan dengan Refleksi dan Penguatan Karakter, Disbudpora Ciamis Gelar Tausiah untuk ASN. Foto: Istimewa

Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Disbudpora Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan tausiah sebagai bagian dari penguatan mental dan spiritual.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Suasana khidmat menyelimuti mushola kantor Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Senin (2/3/2026). Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Disbudpora Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan tausiah sebagai bagian dari penguatan mental dan spiritual.

Kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustaz Ahmad Affandi dari Panyingkiran, Ciamis, yang menyampaikan materi bertema “Amaliyah Bulan Puasa”. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadan sebagai ruang pembinaan diri yang berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia kerja.

Menurutnya, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga latihan mengendalikan emosi, menjaga integritas, serta memperkuat konsistensi dalam berbuat baik. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus tercermin dalam perilaku sebagai pelayan publik.

“Ramadan adalah madrasah pembentukan karakter. Apa yang kita latih selama sebulan ini harus berlanjut dalam keseharian, termasuk dalam tanggung jawab sebagai ASN,” ungkapnya.

Bangun Budaya Kerja Berbasis Integritas

Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiyana, menilai kegiatan tausiah Ramadan menjadi momentum penting untuk membangun budaya kerja yang lebih berintegritas dan profesional. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan publik sangat dipengaruhi oleh kualitas karakter aparatur di dalamnya.

“Ramadan harus menjadi titik evaluasi diri. ASN tidak hanya dituntut profesional secara administratif, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.

Dian menjelaskan, nilai kesabaran, keikhlasan, serta rasa syukur yang dilatih selama bulan puasa perlu diterjemahkan dalam peningkatan disiplin kerja, tanggung jawab, dan sikap melayani dengan sepenuh hati.

Ia berharap kegiatan keagamaan yang digelar selama Ramadan mampu mempererat kebersamaan antarpegawai serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan produktif.

“Kami ingin membangun lingkungan kerja yang religius, solid, dan berorientasi pada pelayanan terbaik. Jika mental dan spiritual pegawai kuat, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat pun akan meningkat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Disbudpora Ciamis menegaskan komitmennya menjadikan Ramadan sebagai momentum pembenahan internal sekaligus penguatan etos kerja yang berbasis integritas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement