Ikuti Kami :

Disarankan:

Jalan Utama di Purbasari Tasikmalaya Longsor Usai Diguyur Hujan Deras, Akses Mobil Terputus Total

Selasa, 03 Maret 2026 | 21:11 WIB
Watermark
Jalan Utama di Purbasari Tasikmalaya Longsor Usai Diguyur Hujan Deras, Akses Mobil Terputus Total.

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya pada Selasa (3/3/2026) memicu bencana tanah longsor di Kampung Purbasari RT 001/RW 006, Kecamatan Purbaratu. Akibatnya, akses jalan utama di wilayah tersebut terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya pada Selasa (3/3/2026) memicu bencana tanah longsor di Kampung Purbasari RT 001/RW 006, Kecamatan Purbaratu. Akibatnya, akses jalan utama di wilayah tersebut terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya segera menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan warga sekira pukul 19.21 WIB.

Koordinator Lapangan (Korlap) URC BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sesaat setelah wilayah Purbaratu diguyur hujan lebat pada sore hari.

"Kejadian diperkirakan pukul 17.30 WIB. Longsor terjadi pasca hujan deras mengguyur kawasan tersebut," ujar Harisman saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, area jalan yang amblas memiliki dimensi panjang 12 meter, lebar 4 meter, dengan ketinggian mencapai 5 meter. Kondisi ini membuat badan jalan menyempit dan sangat berbahaya bagi kendaraan bermotor.

"Saat ini akses jalan untuk roda empat tidak bisa melewati jalur tersebut sama sekali. Kami juga memantau kondisi di lapangan masih rawan terjadi longsor susulan," ungkapnya.

Harisman menjelaskan, selain memutus akses transportasi, material longsoran juga menutupi sebagian aliran sungai di bawahnya. Terdapat pula ancaman terhadap infrastruktur publik di sekitar titik longsor.

"Satu tiang listrik terancam tergerus. Penyebab utama longsor diduga karena saluran air di bawah jalan tersumbat sampah, sehingga air merembes ke kirmir jalan dan mengakibatkan struktur tanah labil," jelas Harisman.

Hingga Selasa malam, tim URC BPBD masih terus berupaya melakukan evakuasi material dan melakukan pengamanan di lokasi. Penanganan ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama TNI-Polri serta pengurus RT setempat.

Sebagai langkah antisipasi jangka pendek, BPBD telah memasang penahan darurat agar kerusakan tidak semakin meluas jika hujan kembali turun.

"Untuk kebutuhan darurat sementara, titik longsor kami tutup dan tanggulangi dengan karung berisi tanah guna menahan serta mengalihkan aliran air," pungkas Harisman.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement