Ikuti Kami :

Disarankan:

Jelang Lebaran 1447 H, Dishub Ciamis Siagakan 114 Petugas dan Optimalkan ATCS Antisipasi Lonjakan Mudik

Senin, 09 Maret 2026 | 18:00 WIB
Watermark
Jelang Lebaran 1447 H, Dishub Ciamis Siagakan 114 Petugas dan Optimalkan ATCS Antisipasi Lonjakan Mudik. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian Libelvalen

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Berbagai langkah strategis disiapkan, mulai dari penempatan ratusan petugas, optimalisasi sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi (ATCS), hingga penyediaan kantong parkir di sejumlah titik rawan kepadatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 114 personel yang akan disiagakan di berbagai posko pengamanan selama periode Lebaran.

“Untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kami menyiapkan 114 petugas yang akan ditempatkan di beberapa posko induk, seperti di Puskesmas Ciamis dan posko yang berada di bawah koordinasi Polres Ciamis,” ujar Uga saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, seluruh petugas di lapangan akan bekerja dalam koordinasi terpadu bersama kepolisian guna memastikan pengamanan arus mudik berjalan aman dan lancar.

Dishub juga mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan yang diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi dan rapat koordinasi lintas sektor, arus kendaraan saat mudik diprediksi mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Diperkirakan terjadi lonjakan sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kami menyiapkan jalur-jalur alternatif jika terjadi kepadatan atau kemacetan,” jelasnya.

Untuk kendaraan dari arah barat, khususnya jalur Gentong dan Ciawi, Dishub menyiapkan jalur alternatif melalui Cihaurbeuti – Warudoyong – Winduraja – Cirebon. Sementara dari arah timur, rekayasa lalu lintas akan dialihkan dari kawasan Alun-Alun Ciamis menuju Panawangan hingga ke arah Cirebon melalui Cipalih.

Selain pengaturan arus kendaraan, Dishub juga menyoroti kebijakan pembatasan operasional angkutan barang selama periode mudik. Kebijakan ini merujuk pada surat keputusan bersama antara Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia.

“Mulai 13 Maret hingga 26 Maret akan diberlakukan pembatasan operasional angkutan barang di atas sumbu tiga. Namun pembatasan tersebut tidak berlaku bagi kendaraan pengangkut sembako, BBM, dan kebutuhan penanggulangan bencana,” kata Uga.

Untuk mendukung pengawasan lalu lintas, Dishub Ciamis juga mengoptimalkan Area Traffic Control System (ATCS) serta jaringan kamera pengawas di sejumlah titik strategis.

“Dari total 142 titik kamera ATCS yang ada, kami mengoperasikan 36 titik yang tersebar di sembilan persimpangan strategis. Terdiri dari tujuh titik di Jalan Nasional dan dua titik di Jalan Kabupaten,” ujarnya.

Tujuh titik ATCS yang berada di jalur utama nasional meliputi Simpang Pahlawan, Tonjong, Pusaka, Graha, Kodim, Ramona, dan Lokasana. Sementara dua titik lainnya berada di jalan kabupaten, yakni Simpang Rumah Sakit dan Simpang Cirahong.

Melalui sistem tersebut, Dishub juga akan melakukan traffic counting atau pencatatan volume kendaraan secara real-time.

“Informasi lalu lintas akan kami sampaikan setiap hari secara real-time, baik kepada kementerian maupun kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Dishub juga melakukan perbaikan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait lampu jalan yang mengalami kerusakan.

“Sejak sebelum Ramadan kami sudah menerima berbagai laporan terkait perbaikan lampu penerangan, dan saat ini kami mengoptimalkan fasilitas yang ada untuk segera diperbaiki,” jelas Uga.

Tak hanya fokus pada jalur utama mudik, Dishub Ciamis juga menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di kawasan objek wisata yang diprediksi ramai saat libur Lebaran.

“Kami mengimbau pengelola objek wisata untuk menyiapkan kantong-kantong parkir, terutama di jalur Jalatrang menuju Sukamulya dan wilayah Cisaga, karena di sana terdapat dua objek wisata yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung,” katanya.

Selain di kawasan wisata, kantong parkir juga akan disiapkan di sekitar pusat Kota Ciamis guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat saat perayaan Idul Fitri.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dishub berharap arus mudik dan arus balik di wilayah Ciamis dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali selama periode Lebaran tahun ini.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement