Ikuti Kami :

Disarankan:

Kapolres Tasikmalaya Kota Tegaskan Komitmen Polri dalam Mewujudkan Kota Ramah Anak

Jumat, 18 Juli 2025 | 18:17 WIB
Kapolres Tasikmalaya Kota Tegaskan Komitmen Polri dalam Mewujudkan Kota Ramah Anak
Kapolres Tasikmalaya Kota Tegaskan Komitmen Polri dalam Mewujudkan Kota Ramah Anak. Foto: Istimewa

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menegaskan dukungannya terhadap upaya perlindungan anak dalam forum diskusi bertema “Mengokohkan Komitmen Menuju Tasikmalaya Kota Layak Anak”, yang digelar Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya, Jumat (18 Juli 2025) di Aula Bale Kota.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Menuju predikat Kota Layak Anak, berbagai elemen di Kota Tasikmalaya terus memperkuat sinergi, termasuk jajaran kepolisian. 

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menegaskan dukungannya terhadap upaya perlindungan anak dalam forum diskusi bertema “Mengokohkan Komitmen Menuju Tasikmalaya Kota Layak Anak”, yang digelar Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Tasikmalaya, Jumat (18 Juli 2025) di Aula Bale Kota.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, hingga forum anak.

Tujuannya adalah menyatukan visi dan strategi dalam membangun kota yang aman, nyaman, dan menjamin hak-hak anak secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Faruk menegaskan bahwa Polres Tasikmalaya Kota memiliki tanggung jawab moral dan institusional dalam memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang terlindungi dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi.

“Polda dan jajaran kami sangat serius dalam isu perlindungan anak. Kami siap bekerja sama lintas sektor untuk menciptakan ruang yang aman dan sehat bagi anak-anak di Tasikmalaya. Tidak hanya dari aspek penegakan hukum, tetapi juga dari sisi pencegahan, edukasi, dan pendampingan korban secara manusiawi,” tutur Kapolres.

Ia juga menekankan bahwa menjadikan Tasikmalaya sebagai Kota Layak Anak bukanlah tugas satu instansi saja, melainkan butuh keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

“Ini bukan sekadar simbolis atau seremonial. Kota Layak Anak harus diwujudkan dengan kerja nyata. Kolaborasi antarsektor adalah kunci untuk menciptakan sistem perlindungan yang menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.

FGD ini menjadi ajang penting untuk menyelaraskan langkah dan menyusun agenda bersama yang lebih konkret, baik dalam aspek regulasi, pengawasan, maupun implementasi di lapangan.

Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, harapannya anak-anak di Kota Tasikmalaya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara fisik, mental, maupun sosial tanpa kekhawatiran akan ancaman atau diskriminasi.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement