Ikuti Kami :

Disarankan:

Koperasi Merah Putih Kadipaten Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Sistem Usaha Terpadu

Senin, 27 Oktober 2025 | 12:33 WIB
Koperasi Merah Putih Kadipaten Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Sistem Usaha Terpadu
Koperasi Merah Putih Kadipaten Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Sistem Usaha Terpadu.

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, menegaskan komitmennya menjadi lembaga ekonomi desa yang berintegritas dan berdaya saing. Hal itu tercermin dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Senin (27/10/2025), dengan mengusung tema “Koperasi Merah-Putih: Berintegritas, Berkualitas, dan Berprestasi”.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, menegaskan komitmennya menjadi lembaga ekonomi desa yang berintegritas dan berdaya saing. Hal itu tercermin dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Senin (27/10/2025), dengan mengusung tema “Koperasi Merah-Putih: Berintegritas, Berkualitas, dan Berprestasi”.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 anggota dan dihadiri Camat Kadipaten Ai Ruhimat, ST, serta Kepala Desa Kadipaten Cecep Agah Nagoya yang juga bertugas sebagai Ketua Pengawas koperasi.

Dalam sambutannya, Cecep menilai koperasi memiliki peran penting sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Koperasi bukan hanya tempat menabung atau meminjam uang, tetapi sarana membangun ekonomi yang mandiri. Kami ingin agar hasil pertanian masyarakat dapat dikelola koperasi, sehingga manfaatnya kembali ke warga sendiri,” ujar Cecep.

Sementara itu, Ketua Koperasi Jajang Roni menjelaskan bahwa koperasi menerapkan sistem usaha yang lebih terstruktur. Setiap anggota yang ingin melakukan kegiatan simpan pinjam diwajibkan mengajukan proposal usaha yang akan diverifikasi oleh pengurus.

“Kami ingin kegiatan simpan pinjam berjalan transparan dan produktif. Karena itu, setiap pengajuan akan dikaji berdasarkan kelayakan usaha dan survei lapangan,” jelas Jajang.

Selain program simpan pinjam, koperasi juga memperkuat sistem pembelian dan penjualan hasil pertanian anggota. Produk yang dihasilkan akan ditampung oleh koperasi untuk kemudian dijual kembali secara kolektif, dengan tujuan menjaga kestabilan harga dan meningkatkan pendapatan petani.

Camat Kadipaten Ai Ruhimat mengapresiasi langkah koperasi yang mulai berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi yang dikelola dengan baik akan memperkuat ekonomi desa dan sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk membangun ekonomi berbasis komunitas,” ujarnya.

RAT Koperasi Merah Putih Kadipaten dijadwalkan berlangsung dalam tiga gelombang. Melalui kegiatan ini, pengurus berharap koperasi dapat terus tumbuh menjadi pilar ekonomi desa yang profesional, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh anggota.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement