Ikuti Kami :

Disarankan:

Korban Longsor di Ampera Tasikmalaya Harus Mengungsi, BPBD Bantu Evakuasi Perabotan Rumah

Senin, 17 November 2025 | 22:12 WIB
Korban Longsor di Ampera Tasikmalaya Harus Mengungsi, BPBD Bantu Evakuasi Perabotan Rumah
Korban Longsor di Ampera Tasikmalaya Harus Mengungsi, BPBD Bantu Evakuasi Perabotan Rumah. Foto: Tian K.

Korlap URC BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi robohnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di aliran Sungai Cidukuh, Jalan Ampera, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Senin (17/11/2025) malam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Korlap URC BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi robohnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di aliran Sungai Cidukuh, Jalan Ampera, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Senin (17/11/2025) malam.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan tiga rumah warga ikut ambrol setelah tergerus material longsoran dari TPT.

"Kami mendapatkan laporan dari Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, bahwa terjadi rumah roboh. Setelah kami melakukan pengecekan, ada tiga rumah yang terdampak robohnya TPT," kata Harisman di lokasi.

Harisman menjelaskan bahwa kondisi rumah-rumah tersebut memang berada pada area sempadan sungai sehingga ikut terseret saat struktur penahan tanah runtuh.

"Berdasarkan penglihatan kami, memang berada pada sempadan sungai," tuturnya.

Untuk sementara, tim URC mengimbau pemilik rumah agar mengungsi demi keselamatan, mengingat masih ada potensi pergeseran tanah dan aliran sungai yang deras.

"Ada satu rumah yang masih tertahan bongkahan material yang sewaktu-waktu terdorong oleh air cukup deras bisa menarik rumah," ujarnya.

Tim BPBD juga membantu pemilik rumah mengevakuasi barang-barang berharga ke lokasi lebih aman.

"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dinas PUTR dan BBWS," ungkapnya.

Harisman menambahkan bahwa kewenangan penanganan sungai berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Rencananya besok petugas akan datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan," katanya.

Ia turut mengungkapkan bahwa sejak pagi BPBD telah menerima lima laporan rumah roboh dengan kondisi ekstrem di beberapa titik.

"Rata-rata longsor yang narik rumah," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement