Ikuti Kami :

Disarankan:

Lapas Ciamis Relokasi 49 Narapidana ke Garut demi Lingkungan Pembinaan yang Lebih Kondusif

Jumat, 25 Juli 2025 | 21:34 WIB
Lapas Ciamis Relokasi 49 Narapidana ke Garut demi Lingkungan Pembinaan yang Lebih Kondusif
Lapas Ciamis Relokasi 49 Narapidana ke Garut demi Lingkungan Pembinaan yang Lebih Kondusif. Foto: Istimewa.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis memindahkan sebanyak 49 narapidana ke Lapas Kelas IIA Garut pada Jumat (25/7/2025). Langkah ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan mendukung percepatan reformasi di sektor pemasyarakatan.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis memindahkan sebanyak 49 narapidana ke Lapas Kelas IIA Garut pada Jumat (25/7/2025). Langkah ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan mendukung percepatan reformasi di sektor pemasyarakatan.

Pemindahan dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB dengan pengawalan ketat dari petugas Lapas, dibantu unsur TNI dan Polri. Para narapidana yang dipindahkan telah melalui proses evaluasi menyeluruh, baik dari segi administratif maupun perilaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, mengatakan bahwa narapidana yang dipindahkan merupakan warga binaan dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi. Tujuannya bukan sekadar mengurangi jumlah penghuni, tetapi juga sebagai bagian dari pembenahan sistem pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Tujuan utama bukan hanya mengurangi kepadatan, tetapi juga memperkuat sistem pembinaan, serta menekan potensi peredaran narkoba dan gangguan keamanan,” ujar Supriyanto.

Ia menegaskan bahwa relokasi ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dibawah kepemimpinan Menteri Agus Andrianto, khususnya dalam penanganan kelebihan kapasitas hunian di Lapas dan Rutan yang menjadi isu nasional.

Menurut Supriyanto, pemindahan ini juga dianggap sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi kejahatan terorganisir di dalam Lapas. Selain itu, ia berharap langkah ini bisa memberi dampak psikologis yang positif bagi warga binaan agar lebih fokus pada proses pembinaan.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami terhadap reformasi birokrasi, serta pembinaan yang lebih terfokus dan terkontrol,” tambahnya.

Dengan relokasi ini, Lapas Ciamis berharap dapat memperbaiki rasio hunian, meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, serta menciptakan ruang pembinaan yang lebih manusiawi dan kondusif.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement