TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pemanfaatan aset milik Pemkab Tasikmalaya yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, seusai upacara peringatan HUT ke-24 Kota Tasikmalaya di Lapangan Bale Kota, Jumat (17/10/2025).
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemkab dan Pemkot Tasikmalaya ini bertujuan untuk mendukung kemajuan kedua daerah. Ia berharap, aset milik Pemkab yang berada di Kota Tasikmalaya dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat.
“Kita banyak aset dan kita harus memanfaatkannya untuk kemajuan daerah. Aset ini tidak boleh hanya dicatat saja, tapi harus menghadirkan keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat,” kata Cecep.
Cecep menambahkan, pemanfaatan aset tersebut tidak memiliki batas waktu tertentu, melainkan bersifat dinamis dan berprinsip pada semangat saling mendukung antarwilayah.
“Sampai kapan? Sampai kabupaten akan menggunakannya. Jadi tidak ada kuncinya. Kita betul-betul dinamis, bahwa kabupaten mendukung apa yang ada di kota,” ujarnya.
Ia menyebutkan, terdapat dua lokasi aset yang akan dimanfaatkan oleh Pemkot Tasikmalaya, yaitu Eks Terminal Cilembang dan halaman Eks Gedung Setda.
“Dalam MoU tadi ada dua, Eks Terminal Cilembang untuk event-event dan halaman Eks Gedung Setda untuk nanti tempat parkir. Jadi bukan diserahkan, cuma penggunaan dan pemanfaatannya saja,” jelasnya.
Sementara untuk Pendopo Lama, Cecep menegaskan bahwa bangunan tersebut masih akan tetap digunakan oleh Pemkab Tasikmalaya.
“Pendopo lama masih saya tempatin,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kesepakatan tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Pemkab dan Pemkot Tasikmalaya yang memiliki sejarah dan keterikatan erat.
“Tadi Pak Haji Syarif sempat ingatkan sejarah. Salah satunya aset. Alhamdulillah tadi kita ada MoU dengan Pemkab Tasikmalaya,” ujar Viman.
Viman berharap, pemanfaatan aset tersebut dapat dijalankan sesuai kebutuhan publik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kebermanfaatan untuk masyarakat. Akan dijalankan sesuai kebutuhan publik. Akan kita petakan aset ini mau digunakan apa, kemaslahatan untuk apa. Kita akan kaji supaya menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.