Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Tasikmalaya Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

Senin, 10 November 2025 | 16:48 WIB
Pemkot Tasikmalaya Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi
Pemkot Tasikmalaya Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi di wilayah tersebut.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan keputusan ini usai upacara peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Tasikmalaya di Bale Kota, Senin (10/11/2025) pagi.

“Status kita masih tanggap darurat, dan sudah saya perpanjang lagi. Untuk tanggal pastinya nanti akan dicek,” ujar Viman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, H. Ucu Anwar, membenarkan perpanjangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama unsur Tim Reaksi Cepat (TRC) telah sepakat memperpanjang masa tanggap darurat hingga 15 November 2025.

Langkah ini diambil berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG, yang memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam lima hari ke depan.

“Untuk antisipasi kebencanaan, status tanggap darurat yang habis hari ini kita lanjutkan sampai tanggal 15 November,” jelas Ucu usai rapat koordinasi bersama sejumlah dinas teknis di Aula BPBD Kota Tasikmalaya.

Dalam rapat tersebut, BPBD bersama dinas teknis membahas sejumlah langkah penyelesaian di lapangan, terutama terkait genangan banjir dan pohon tumbang yang masih ditemukan di beberapa titik.

“Hari ini lebih dinamis. Kita bahas langsung penyelesaian di lapangan, misalnya genangan air di satu lokasi atau pohon tumbang, semua kita tindaklanjuti bersama dinas terkait,” kata Ucu.

Menyoal anggaran, Ucu menegaskan BPBD akan bersikap hati-hati dan cermat dalam penggunaannya selama masa tanggap darurat.

“Anggaran bergantung pada postur yang tersedia. Kami tetap berhati-hati dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Soal angka, kami masih menunggu pengajuan dari masing-masing dinas,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Daerah III Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hanafi menyatakan dukungannya terhadap perpanjangan status tanggap darurat tersebut.

Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir telah memicu berbagai bencana seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan rumah roboh.

“Berdasarkan data BMKG, tiga hari ke depan masih dalam kondisi peringatan dini cuaca ekstrem atau kewaspadaan tertinggi. Artinya, potensi bencana masih tinggi dan perlu diantisipasi bersama,” pungkas Hanafi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement