Ikuti Kami :

Disarankan:

Penetapan Awal Ramadan 2026, Menag RI Nasaruddin Umar Minta Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat

Jumat, 06 Februari 2026 | 10:19 WIB
Watermark
Penetapan Awal Ramadan 2026, Menag RI Nasaruddin Umar Minta Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat. Foto: Kristian

Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat dalam penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat dalam penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Imbauan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar usai melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (6/2/2026).

“Untuk penetapan awal puasa, kita tunggu hasil sidang isbat,” ujar Nasaruddin Umar yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman.

Ia menjelaskan, apabila nantinya terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar. Menurutnya, perbedaan biasanya muncul karena adanya perbedaan metode dan mazhab yang digunakan.

“Kalaupun nanti ada perbedaan, itu hal yang biasa. Insyaallah perbedaan tersebut karena perbedaan mazhab,” katanya.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Nasaruddin Umar juga memberikan pesan khusus kepada para santri agar memanfaatkan momentum Ramadan dengan berbagai kegiatan positif dan produktif.

“Kami mengimbau para santri untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, memakmurkan musala dan masjid, serta membina umat. Pondok Pesantren Cipasung memiliki sejarah panjang dan dikenal moderat, sehingga dakwahnya dapat diterima oleh semua pihak,” ungkapnya.

Kunjungan Menag RI ke Ponpes Cipasung tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan 2026. Dalam kesempatan itu, Nasaruddin Umar juga menyampaikan tausiyah kepada para santri, menyerahkan bantuan, serta berziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Cipasung, KH. Ilyas Ruhiyat.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement