Ikuti Kami :

Disarankan:

Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi Disambut Antusias Petani di Kota Banjar, DPD Tani Merdeka: Angin Segar untuk Petani Kecil

Kamis, 23 Oktober 2025 | 08:37 WIB
Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi Disambut Antusias Petani di Kota Banjar, DPD Tani Merdeka: Angin Segar untuk Petani Kecil
Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi Disambut Antusias Petani di Kota Banjar, DPD Tani Merdeka: Angin Segar untuk Petani Kecil.

Pemerintah resmi menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen mulai Oktober 2025. Kebijakan tersebut disambut positif oleh kalangan petani, termasuk organisasi Tani Merdeka Indonesia, yang menilai langkah ini sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Pemerintah resmi menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen mulai Oktober 2025. Kebijakan tersebut disambut positif oleh kalangan petani, termasuk organisasi Tani Merdeka Indonesia, yang menilai langkah ini sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian.

Ketua DPD Tani Merdeka Kota Banjar, Rossi Hernawati, menyebut kebijakan tersebut sebagai “angin segar” bagi petani kecil yang selama ini terbebani tingginya biaya produksi.

“Ini bukan sekadar potongan harga, tapi sinyal bahwa pemerintah mulai mendengar jeritan petani. Kami berharap kebijakan ini berlanjut dan diikuti dengan perbaikan distribusi pupuk di lapangan,” ujar Rossi, Rabu (22/10/2025).

Rossi menjelaskan, pupuk merupakan komponen penting dalam proses budidaya. Dengan adanya penurunan harga, diharapkan daya beli petani meningkat sehingga mampu mendorong produktivitas pertanian, terutama menjelang musim tanam akhir tahun.

“Petani kita bukan hanya butuh pupuk murah, tapi juga kepastian stok dan distribusi yang adil. Jangan sampai harga turun, tapi barangnya langka,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota Tani Merdeka untuk ikut mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut di tingkat desa dan kecamatan. Rossi menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran pupuk bersubsidi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani yang berhak.

“Ini momentum bagi kita untuk memperkuat solidaritas petani dan memastikan kebijakan pro-rakyat tidak berhenti di atas kertas,” tutup Rossi.

Sebagai informasi, kebijakan penurunan harga pupuk bersubsidi ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah pusat. Selain penurunan harga pupuk, pemerintah juga berencana memperluas akses kredit usaha tani serta memperkuat kelembagaan petani di daerah.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement