Ikuti Kami :

Disarankan:

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026

Selasa, 21 April 2026 | 08:48 WIB
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Ciamis Hadiri Rakornas Pertanian 2026. Foto: Istimewa

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertanian 2026 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/4/2026).

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pertanian 2026 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Ragunan, Jakarta Selatan, dan diikuti oleh sejumlah kepala daerah serta pemangku kepentingan sektor pertanian dari seluruh Indonesia.

Rakornas ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendorong ketahanan pangan nasional.

Dalam forum tersebut, pemerintah pusat mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp12 triliun untuk sektor pertanian. Dana itu akan difokuskan pada bantuan tanaman perkebunan, pengembangan sistem irigasi, serta percepatan program cetak sawah baru.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa anggaran tersebut diarahkan untuk meningkatkan luas tanam dan memperkuat infrastruktur pertanian dalam tiga tahun ke depan.

“Kami menargetkan pada 2025 hingga 2027 ada bantuan langsung dari Presiden berupa hibah tanaman dan pupuk organik gratis dengan total nilai Rp9,95 triliun,” ujarnya.

Program bantuan tersebut menyasar pengembangan lahan seluas 870.000 hektare dengan komoditas unggulan seperti tebu, kopi, kakao, mete, pala, dan kelapa. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan lebih dari Rp3 triliun untuk pembangunan infrastruktur irigasi, termasuk pompanisasi dan jaringan pengairan.

Menurut Amran, penguatan infrastruktur air menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas produksi pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya.

Sementara itu, Bupati Herdiat menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program strategis tersebut di Kabupaten Ciamis. Ia menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

“Melalui Rakornas ini, kami berharap terjadi sinkronisasi kebijakan yang lebih baik, khususnya dalam peningkatan produksi, distribusi, dan kesejahteraan petani,” kata Herdiat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah agar setiap program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Rakornas Pertanian 2026 juga membahas berbagai tantangan krusial di sektor pertanian, mulai dari dampak perubahan iklim, ketersediaan pupuk, hingga pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement