TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tim kebanggaan Kota Tasikmalaya, Persikotas, tengah menghadapi tantangan berat di ajang Liga 4 Seri I Jawa Barat 2025. Selain harus bersaing dengan tim-tim kuat di grupnya, skuad berjuluk Laskar Wiradadaha itu juga belum memiliki stadion representatif di kotanya sendiri.
Stadion Wiradadaha yang berlokasi di Kompleks Olahraga Dadaha hingga kini belum diperbaiki, sehingga Persikotas harus berlatih dan menjadikan stadion di Kabupaten Ciamis sebagai home base sementara.
Ketua Umum Persikotas Tasikmalaya, Ecep S. Yasa, menegaskan bahwa timnya tidak mungkin bermain di Stadion Wiradadaha selama kondisi fasilitas utama tersebut belum diperbaiki.
“Selama stadion belum dibenahi, kami tidak akan menggunakan Dadaha. Karena itu, kami memilih bermarkas sementara di luar Tasikmalaya,” ujar Ecep, belum lama ini.
Menurutnya, keterbatasan stadion juga berdampak pada agenda uji coba tim selama masa persiapan.
“Dari lebih dari enam kali laga uji coba, tidak satu pun digelar di Dadaha. Kami berlatih dan bertanding ke luar daerah, seperti Tangerang melawan Persikota, juga ke Cirebon, Bandung, Cilacap, dan Ciamis,” jelasnya.
Ecep menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta para suporter atas kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa situasi ini bukan keinginan tim, melainkan keterpaksaan karena faktor infrastruktur.
“Latihan juga kami lakukan di wilayah Kabupaten Ciamis, walau bukan di Stadion Galuh. Semoga ke depan ada stadion yang bisa dijadikan home base Persikotas di luar Dadaha,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menilai langkah Persikotas berlatih di luar kota sebagai keputusan yang wajar. Menurutnya, hal tersebut justru bisa menjadi pemicu semangat bagi pemerintah daerah untuk segera memperbaiki Stadion Wiradadaha.
“Saat ini kami sedang berproses mencari bantuan dari provinsi maupun pusat agar Stadion Wiradadaha bisa direvitalisasi. Kalau klub memilih bermain di luar karena pertimbangan kondisi stadion, tentu kami tidak bisa melarang,” kata Viman usai menghadiri kegiatan Raksa Budaya Santun di Kecamatan Purbaratu, Kamis (30/10/2025) pagi.
Viman menambahkan, Pemkot Tasikmalaya telah mengusulkan revitalisasi Stadion Wiradadaha ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dimasukkan dalam rencana tahun anggaran 2026.
“Usulannya sudah masuk dan menjadi salah satu prioritas. Semua dokumen administrasi dan perencanaan sudah lengkap melalui sistem SIPD. Sekarang kami tinggal menunggu realisasi dari Pemprov Jabar,” tegasnya.
Ia menyebut, nilai anggaran yang akan digelontorkan masih dalam tahap pembahasan. “Selain menjadi prioritas, kami juga telah mengusulkan DED-nya. Untuk detailnya, bisa dikonfirmasi ke Dispora atau Bappelitbanga,” pungkasnya.