Ikuti Kami :

Disarankan:

Perumdam Tirta Anom Dukung Program MBG dengan Rampungkan Sambungan Air Bersih di Tujuh Dapur SPPG

Jumat, 14 November 2025 | 16:07 WIB
Perumdam Tirta Anom Dukung Program MBG dengan Rampungkan Sambungan Air Bersih di Tujuh Dapur SPPG
Perumdam Tirta Anom Dukung Program MBG dengan Rampungkan Sambungan Air Bersih di Tujuh Dapur SPPG.

Perumdam Tirta Anom Kota Banjar menyelesaikan pemasangan jaringan air bersih di tujuh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah Kota Banjar.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Perumdam Tirta Anom Kota Banjar menyelesaikan pemasangan jaringan air bersih di tujuh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah Kota Banjar.

Dari total sambungan baru tersebut, lima sambungan rumah (SR) berada di wilayah Kecamatan Banjar dan Pataruman, sementara dua SR lainnya terpasang di Kecamatan Langensari. Kehadiran layanan air bersih ini diharapkan memperkuat operasional dapur SPPG yang menjadi pusat penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E Fitrah Nurkamilah, melalui Plt Kepala Bagian Hubungan Pelanggan, Euis Tresna Ekayanti, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas distribusi air bersih.

“Air bersih yang kami sediakan telah memenuhi standar kualitas air minum yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan teruji klinis bebas dari bakteri E. Coli,” ujar Euis, Jumat (14/11/2025).

Ia memastikan layanan khusus untuk dapur SPPG tidak akan memengaruhi kualitas maupun kuantitas pasokan air bagi pelanggan lainnya. Menurut Euis, ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menjamin kualitas makanan yang disajikan.

“Dengan air bersih, kita memastikan makanan yang disajikan sehat dan aman dikonsumsi,” tegasnya.

Air bersih diperlukan mulai dari proses pencucian bahan baku, memasak, hingga sanitasi peralatan dapur. Sebaliknya, air yang terkontaminasi dapat menjadi media penyebaran bakteri dan virus patogen yang memicu penyakit seperti diare, kolera, disentri, tifus, hingga keracunan makanan.

Selain menjaga keamanan, penggunaan air layak konsumsi juga berpengaruh terhadap kualitas nutrisi dalam makanan. Bahan makanan yang dicuci dengan air bersih akan terbebas dari kotoran dan mikroba yang dapat mengganggu penyerapan gizi.

Perumdam Tirta Anom menilai pembangunan jaringan air bersih untuk dapur SPPG sebagai investasi kesehatan jangka panjang. Langkah ini memastikan makanan bergizi yang disajikan tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Langkah ini adalah kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah, baik di tingkat kota maupun nasional, khususnya dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Indonesia,” kata Euis.

Ke depan, Perumdam Tirta Anom menargetkan seluruh dapur SPPG di Kota Banjar dapat terhubung ke jaringan air bersih. “Saya yakin kolaborasi ini akan memperkuat keberhasilan program MBG sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement