Ikuti Kami :

Disarankan:

Polisi Periksa Saksi Terkait Tewasnya Dua Warga Sukaresik Tasikmalaya Diduga Akibat Miras Oplosan

Senin, 24 November 2025 | 14:54 WIB
Polisi Periksa Saksi Terkait Tewasnya Dua Warga Sukaresik Tasikmalaya Diduga Akibat Miras Oplosan
Polisi Periksa Saksi Terkait Tewasnya Dua Warga Sukaresik Tasikmalaya Diduga Akibat Miras Oplosan. Foto: Tian K.

Dua remaja asal Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, berinisial IR (16) dan I (16), meninggal dunia setelah diduga menenggak minuman keras (miras) oplosan. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis, tetapi tidak berhasil diselamatkan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Dua remaja asal Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, berinisial IR (16) dan I (16), meninggal dunia setelah diduga menenggak minuman keras (miras) oplosan. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis, tetapi tidak berhasil diselamatkan.

Sebelumnya, kedua korban bersama lima rekannya, J (15), R (23), DMS (15), DG (15), dan H, diduga mengonsumsi minuman oplosan yang diracik dari alkohol 70 persen yang dicampur minuman berenergi dan air mineral. Tiga di antara mereka masih menjalani perawatan, sedangkan dua lainnya dinyatakan membaik dan telah pulang.

Kasus ini terungkap setelah Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota bersama Tim Identifikasi Satreskrim melakukan olah tempat kejadian perkara pada Senin (24/11/2025).

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yayu Wahyudi, membenarkan adanya dua korban jiwa dalam insiden tersebut. Menurutnya, penyelidikan awal menunjukkan bahwa bahan baku minuman oplosan itu diperoleh melalui pembelian daring.

“Hasil penyelidikan menunjukkan minuman itu berasal dari alkohol 70 persen yang dibeli secara online, dicampur dengan minuman energi dan air mineral, lalu dikonsumsi bersama-sama. Ini terjadi di wilayah Sukaresik,” jelas Yayu.

Ia menambahkan, dari tujuh orang yang diduga mengonsumsi miras oplosan tersebut, dua meninggal, dua menjalani perawatan di rumah sakit, dan tiga lainnya sudah kembali ke rumah.

“Kami hari ini memeriksa saksi-saksi, termasuk teman-teman korban serta saksi yang masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap serta menelusuri asal-usul pembelian alkohol yang digunakan untuk meracik minuman mematikan tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement