TASIKMALAYA NewsTasikmalaya.com - Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengapresiasi pelaksanaan Program MUSAPAHAH (Mari Unggah Struk Agar Pajak Anda Dapat Hadiah) yang digagas oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tasikmalaya sebagai inovasi dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak daerah.
"Atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya, apresiasi disampaikan kepada seluruh jajaran Bapenda Kota Tasikmalaya yang telah menggagas dan melaksanakan program tersebut, serta kepada Bank BJB Kantor Cabang Tasikmalaya atas kolaborasi dan dukungan yang diberikan. Pemerintah daerah juga menyampaikan terima kasih kepada para pelaku usaha dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan Program MUSAPAHAH," ujar Viman, dalam sambutannya pada pembukaan pengundian Program MUSAPAHAH Tahun 2025Selasa (23/12/2025).
Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa pajak daerah merupakan salah satu penopang utama pembangunan. Melalui penerimaan pajak, pemerintah daerah berupaya menghadirkan pelayanan publik, memperbaiki infrastruktur, serta mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan berbagai layanan dasar lainnya yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pada 2025, target penerimaan pajak daerah Kota Tasikmalaya ditetapkan sebesar Rp241,43 miliar. Hingga 19 Desember 2025, realisasi penerimaan pajak telah mencapai sekitar Rp225,51 miliar atau setara 93,40 persen. Capaian ini tidak terlepas dari peran serta dan kepatuhan para wajib pajak, khususnya dari tiga sektor utama yang menjadi fokus Program MUSAPAHAH, yakni restoran, perhotelan, dan hiburan.
Untuk sektor PBJT Makanan dan Minuman (restoran), tercatat adanya peningkatan penerimaan sekitar Rp2,87 miliar atau 9,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk meminta struk serta kepatuhan pelaku usaha mulai memberikan dampak positif terhadap penerimaan pajak daerah.
Sementara itu, sektor perhotelan dan hiburan masih menghadapi sejumlah tantangan. Berbagai faktor seperti menurunnya aktivitas kegiatan dan event, serta penyesuaian kebijakan di berbagai level, turut memengaruhi dinamika usaha di sektor tersebut.
Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan, serta pendekatan persuasif agar sektor perhotelan dan hiburan tetap tumbuh secara sehat dan berkontribusi berkelanjutan terhadap perekonomian daerah.
Capaian penerimaan pajak ini tidak semata menjadi angka statistik, tetapi menjadi energi penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus menggerakkan program-program prioritas pembangunan. Dari pajak daerah, pemerintah berupaya memperkuat pelayanan dasar, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, menjaga kebersihan dan kenyamanan kota, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin melayani.
Program MUSAPAHAH dinilai sebagai inovasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan pajak, tetapi juga membangun budaya sadar pajak yang partisipatif. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk ikut mengawasi transparansi pajak daerah dengan cara sederhana, yakni mengunggah struk pembayaran, namun memiliki dampak yang luas.
Menariknya, pajak yang dibayarkan masyarakat dikembalikan lagi dalam bentuk apresiasi dan hadiah. Pada pengundian Program MUSAPAHAH Tahun 2025, pemerintah telah menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa paket umroh, sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan dan partisipasi masyarakat.
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat seperti dalam Program MUSAPAHAH dapat terus dijaga dan diperkuat. Inovasi yang bersifat persuasif dan membangun kepercayaan publik diyakini mampu memperkuat fondasi pembangunan daerah ke depan.
Ke depan, Program MUSAPAHAH diharapkan terus berkembang menjadi gerakan yang semakin besar dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi partisipasi, kualitas pelaksanaan, maupun bentuk apresiasi yang diberikan.
Pemerintah daerah juga membuka peluang agar semangat kolaborasi dalam program ini dapat menginspirasi lahirnya inovasi serupa di sektor lain, termasuk pada penerimaan retribusi daerah.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembukaan pengundian Program MUSAPAHAH Tahun 2025 secara resmi dinyatakan dimulai," pungkas Viman.