Ikuti Kami :

Disarankan:

Rumah Warga di Perum PLN Tasikmalaya Ambruk, Material Timbun Aliran Air Sungai Anak Cikalang

Sabtu, 15 November 2025 | 22:44 WIB
Watermark
Rumah Warga di Perum PLN Tasikmalaya Ambruk, Material Timbun Aliran Air Sungai Anak Cikalang. Foto: Tian K.

Hujan deras yang mengguyur Kota Tasikmalaya mengakibatkan sebuah rumah warga di Perum PLN, Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, ambruk pada Sabtu (15/11/2025) malam.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Tasikmalaya mengakibatkan sebuah rumah warga di Perum PLN, Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, ambruk pada Sabtu (15/11/2025) malam. Insiden terjadi sekira pukul 20.00 WIB dan menimpa rumah milik Irman Nurdin (31) yang sehari-hari ditempati kedua orang tuanya, Abdul Mu'in dan Tuti.

Ketua RT 004, Nandang, mengatakan ambruknya rumah tersebut dipicu intensitas hujan tinggi sehingga membuat debit air Sungai Anak Cikalang meningkat dan menggerus struktur bangunan.

“Ambruknya ini memang tadi air deras sekali, setelah diguyur hujan deras, hingga pada akhirnya rumah milik pak Irman ambruk, dan materialnya menutup aliran air,” kata Nandang.

Tertutupnya aliran sungai tersebut membuat air meluap ke permukiman sekitar. “Iya itu naik karena memang airnya tersendak tertutup material jadi airnyannaik,” ungkap Nandang.

Mendapat laporan kejadian, petugas gabungan dari BPBD Kota Tasikmalaya, TNI-Polri, Tagana, dan PLN segera turun ke lokasi. Mereka menggunakan bor dan linggis untuk mengevakuasi material bangunan yang menutupi aliran Sungai Anak Cikalang.

Pemilik rumah, Irman, menyebutkan bahwa bangunan yang ditempati orang tuanya itu memang sudah mengalami keretakan sejak beberapa hari terakhir.

“Pada Jumat itu memang sudah retak-retak, dan siang tadi udah dicek oleh petugas, malamnya langsung ambruk,” ungkap Irman.

Beruntung, saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. “Pas retak-retak orang tua udah ngontrak, paling dua lemari yang ikut rusak,” jelasnya.

Hingga pukul 22.36 WIB, petugas BPBD masih berupaya mengangkat material bangunan yang menyumbat aliran sungai untuk mencegah banjir susulan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement