Ikuti Kami :

Disarankan:

Sah! Tatang Pahat Terpilih sebagai Ketua DKKT 2025–2030, Janji Wakafkan Diri untuk Kemajuan Seni Tasikmalaya

Sabtu, 22 November 2025 | 19:29 WIB
Sah! Tatang Pahat Terpilih sebagai Ketua DKKT 2025–2030, Janji Wakafkan Diri untuk Kemajuan Seni Tasikmalaya
Sah! Tatang Pahat Terpilih sebagai Ketua DKKT 2025–2030, Janji Wakafkan Diri untuk Kemajuan Seni Tasikmalaya. Foto: Tian K.

Tatang Supriatna Sumpena atau yang akrab disapa Tatang Pahat resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Ia terpilih melalui proses pemungutan suara dalam kegiatan Gempungan Seniman Tasikmalaya 2025 yang diselenggarakan di Hotel City, Kecamatan Cihideung, Sabtu (22/11/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Tatang Supriatna Sumpena atau yang akrab disapa Tatang Pahat resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Ia terpilih melalui proses pemungutan suara dalam kegiatan Gempungan Seniman Tasikmalaya 2025 yang diselenggarakan di Hotel City, Kecamatan Cihideung, Sabtu (22/11/2025).

Pemilihan diikuti oleh perwakilan 12 rumpun kesenian beserta satu perwakilan pengurus sebelumnya, dengan total 51 suara. Tatang meraih suara terbanyak, yakni 26 suara, mengungguli tujuh calon lain. Adapun perolehan suara lainnya yaitu Kang Hendra (12 suara), Kang Ibo (5), Kang Iip (4), Cepi Whiesa (3), Ki Lanang (1), sementara Pongkir Wijaya dan Aang The Great tidak memperoleh suara.

Hasil tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Bode Riswandi, yang sebelumnya menakhodai DKKT selama dua periode.

Harus Menahan Haru Saat Ditetapkan

Setelah dinyatakan terpilih, Tatang tampak tidak mampu menahan haru. Para kandidat lainnya pun memberikan ucapan selamat dan pelukan sebagai bentuk sportivitas.

Dalam sambutannya, Tatang menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar.

"Ini suatu tanggung jawab yang luar biasa. Dan InsyaAllah saya akan mewakafkan kepada rumah besar Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya," ujar Tatang.

Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak mungkin dicapai tanpa dukungan seluruh anggota. Tatang pun mengajak seluruh peserta, termasuk mereka yang sebelumnya menjadi kandidat, untuk bersama-sama membangun DKKT.

"Saya mohon bantuan yang setulus-tulusnya kepada teman-teman, khususnya teman-teman yang memang ikut kontestasi. Dan akan bawa visi misi yang teman-teman kemarin bawa. Karena visi misinya luar biasa," katanya.

Tatang juga mengapresiasi pencapaian pengurus lama yang telah membawa DKKT lebih dikenal melalui berbagai program dan kegiatan nasional.

"Dengan adanya anugerah budaya orang-orang luar dengan event-event yang nasional segala macam. Di tataran langitan DKKT ini sudah berkibar demikian rupa," ujarnya.

Bode Riswandi: Pengurus Baru Perlu Rumuskan Identitas Kota Seni

Ketua DKKT sebelumnya, Bode Riswandi, turut memberikan selamat atas terpilihnya Tatang Pahat. Ia berharap kepemimpinan baru dapat menciptakan iklim kesenian yang lebih baik serta membuka ruang komunikasi yang luas dengan para pelaku seni.

"Mudah-mudahan Kang Tatang Pahat bisa membawa iklim berkesenian dan kebudayaan lebih baik daripada sebelumnya, terus senantiasa membuka ruang-ruang yang komunikatif dengan para pelaku kesenian," ujar Bode.

Menurut Bode, hal terpenting yang harus dipikirkan pengurus baru adalah membangun identitas Kota Tasikmalaya sebagai kota seni dan budaya.

"Kota Tasikmalaya harus punya identitas dan citra sebagai kota kesenian dan kebudayaan itu seperti apa. Nah formula dan konsep itu kemudian harus dipikirkan oleh pengurus baru," tegasnya.

Bode yang menjabat sejak 2020 menuturkan bahwa dirinya tidak mewajibkan pengurus baru untuk melanjutkan seluruh programnya. Namun ia mengingatkan bahwa satu agenda penting masih belum terselesaikan, yaitu pengaktifan panggung terbuka di belakang Gedung Kesenian.

"Sampai masa akhir periode saya sudah sampai muncul pada DED-nya, untuk membangunnya sudah ada, tinggal diusung pengurus selanjutnya," katanya.

Optimisme untuk DKKT yang Lebih Maju

Bode menutup pesannya dengan keyakinan bahwa Tatang mampu membawa DKKT lebih maju.

"Ini harus lebih maju, bahwa saya dengan dkkt kemarin saya nahkodai tidak sempurna sempurna amat, jadi banyak celah, banyak kekurangan, nah mudah-mudahan yang sekarang harus lebih maju daripada ini," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement